Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Medan
  • PLN dan Rumah Zakat Sosialisasikan Pengelolaan Hutan Mangrove
  • Medan

PLN dan Rumah Zakat Sosialisasikan Pengelolaan Hutan Mangrove

Lintas Medan 15 Januari 2018 3 min read
Guru Besar Universitas Sumatera Utara (USU) Prof Dr Ir Abdul Rauf, MP, bersama M. Thamrin, Supervisor Rumah Zakat Medan dan Anwar, Ketua GAPOKAN Bahari Sicanang secara simbolis menanam pohon di areal Hutan Mangrove Kelurahan Sicanang Belawan.(Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 16/1 (LintasMedan) – PT PLN Sicanang Belawan bekerjasama dengan Rumah Zakat Medan menggelar sosialisasi pengelolaan hutan mangrove kepada pengurus dan anggota Gabungan Kelompok Perikanan (GAPOKAN) dan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Bahari yang dipusatkan di Kelompok Perikanan/KUB Laut Jaya Lingkungan IX Kelurahan Sicanang Belawan Medan, akhir pekan lalu.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber Guru Besar Fakultas Pertanian USU Prof Dr Ir Abdul Rauf, MP, yang juga Pakar Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Konservasi Sumber Daya Lingkungan USU.

Muhammad Thamrin, SP mewakili pelaksana menuturkan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan tahapan dari kegiatan penanaman 10.000 pohon bakau (mangrove) dari Program PLN Peduli oleh PT PLN (Persero) Pembangkit Sumbagut dengan pelaksana Rumah Zakat Medan bekerjasama dengan Gapokan Bahari Sicanang Belawan.

“Program yang diawali dengan pembibitan 10.000 batang bakau ini akan dilaksanakan hingga ke penanaman di areal bekas tambak alam di sekitar pesisir pantai Sicanang. Penanaman 10 ribu bibit bakau ini diharapkan dapat meningkatkan kelestarian lingkungan kawasan pantai/pesisir Sicanang,” katanya.

Ketua Gapokan Bahari, Anwar dalam sambutannya mengharapkan program ini harus berhasil.

Keberhasilan program ini kata Anwar diharapkan dapat meningkatkan pendapatan anggota Gapokan/KUB yang seluruhnya nelayan di Kel. Sicanang ini. Nelayan di Kel. Sicanang dengan kategori nelayan perikanan tangkap di laut lepas, nelayan pantai bagian tengah dan nelayan pesisir (mangrove) ini harus memiliki kesempatan yang sama dalam mensejahterakan dirinya dan oleh karenanya harus bergabung dalam kelompok Gapokan dan KUB serta Koperasi Nelayan.

Sedangkan Prof. Rauf menyampaikan, potensi ekonomi di kawasan pesisir ini masih banyak yang belum digali/dikembangkan. Selain perikanan, potensi ekonomi di kawasan pesisir pantai ini menurut Prof. Rauf adalah hasil hutan bukan kayu dari hutan mangrove, peternakan dan pariwisata (wisata mangrove). Bila kawasan pesisir memiliki hutan mangrove yang baik, maka ikan, udang, kepiting, kerang dan hasil laut lainnya akan dengan mudah didapat (tidak harus menangkap di laut lepas).

Bahkan saat ini menurutnya, hutan mangrove sudah ada yang bisa dibuat sirup dan dodol mangrove, daun pohon bakau sangat baik untuk pakan kambing, domba atau sapi, sehingga peluang pemeliharaan ternak besar juga terbuka lebar. Sisa ikan sebagai sumber pakan ternak unggas. Sehingga di kawasan pesisir pantai ini semua strata lahan bisa menghasilkan/memiliki nilai ekonomi.

“Sementara di bagian bawahnya dapat menghasilkan ikan, udang, kepiting dan lainnya. Sedangkan di bagian tengah bisa menghasilkan ternak (daging dan telur) serta di bagian atas bisa menghasilkan buah untuk bahan pembuat sirup, dodol, pewarna batik, daunnya untuk pakan ternak dan bahkan kayunya bisa dipanen dengan sistem tebang pilih,” urai Prof. Rauf.

Selain itu, lanjut Pengurus Forum DAS Sumut ini, mangrove sangat berpotensi menjadi tujuan wisata (Wisata Mangrove). Dengan membuat track (jalan “layang” setapak menggunakan lantai kayu atau bambu) menelusuri hutan mangrove menuju pantai laut lepas misalnya, dapat dijadikan lokasi wisata dengan berbagai variasi, bisa berupa wisata kuliner khas ikan laut, wisata memancing dan bahkan wisata bersampan menyusuri paluh diantara pepohonan mangrove.

Pada bagian lain, sambung Prof Rauf, pengelolaan hutan mangrove untuk budidaya ikan sistem keramba atau tambak dengan konsep Silvofishery yakni sistem agriforestry yang mengkombinasikan usaha kehutanan dengan jalan penanaman pohon hutan dengan budidaya perikanan, baik sistim tambàk maupun sistim keramba, merupakan pengembangan kawasan pesisir pantai yang berorientasi ekonomi dan lingkungan.

“Untuk terwujudnya pengembangan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi di kawasan pesisir ini, hal yang penting untuk dilakukan adalah pemeliharaan lingkungan hutan mangrove ini sebaik-baiknya. Dengan demikian akan tercipta sistem pengelolaan kawasan pesisir berkelanjutan yang dapat menghasilkan ekonomi yang tinggi dengan tetap memelihara kelestarian lingkungan dan terjaganya pemerataan kesejahteraan sosial,” ucapnya. (LMC/rel)

 

Post Views: 224
Tags: Hutan Mangorve lingkungan pembibitan pln rumah zakat

Continue Reading

Previous: Pembangunan Akses Jalan ke Pasar Induk Segera Dimulai
Next: Bangunan Showroom Resahkan Warga Jalan Sei Besitang

Related Stories

Dampak Kabut Asap, Pemko Medan Terapkan PJJ Hingga 21 Oktober
2 min read
  • Medan

Dampak Kabut Asap, Pemko Medan Terapkan PJJ Hingga 21 Oktober

16 Oktober 2026
Soroti Dampak Kabut Asap, Sri Rezeki Dorong Sinergi Lintas Instansi Medan
2 min read
  • Medan

Soroti Dampak Kabut Asap, Sri Rezeki Dorong Sinergi Lintas Instansi Medan

16 Oktober 2026
Belawan Butuh Tambahan SMP Negeri, Pembangunan Sekolah untuk 300 Siswa Dimulai
2 min read
  • Medan

Belawan Butuh Tambahan SMP Negeri, Pembangunan Sekolah untuk 300 Siswa Dimulai

15 Oktober 2026

You may have missed

Dugaan Pemerasan Pelaku PETI di Madina, Oknum Timsus Jadi Sorotan
2 min read
  • Sumut

Dugaan Pemerasan Pelaku PETI di Madina, Oknum Timsus Jadi Sorotan

17 Oktober 2026
Hari Libur, Plt Kadis DLH Madina Sidak Kondisi TPA Panyabungan Barat
2 min read
  • Sumut

Hari Libur, Plt Kadis DLH Madina Sidak Kondisi TPA Panyabungan Barat

17 Oktober 2026
Kunjungi Labusel, Bobby Nasution Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz dan Percepat Program Bedah Rumah
2 min read
  • Headline
  • Sumut

Kunjungi Labusel, Bobby Nasution Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz dan Percepat Program Bedah Rumah

17 Oktober 2026
Pendaftaran Balon Ketua PWI Sumut Dibuka 2-6 Nopember 2026
1 min read
  • Sumut

Pendaftaran Balon Ketua PWI Sumut Dibuka 2-6 Nopember 2026

17 Oktober 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.