
Medan, 13/7 (LintasMedan) – Tingkat positivity rate kasus COVID-19 selama dua pekan terakhir di Kota Medan dilaporkan berangsur turun hingga mencapai 27 persen.
Positivity rate merupakan rasio antara jumlah orang yang mendapat hasil positif COVID-19 melalui tes dengan total jumlah tes yang dilakukan di satu wilayah.
“Dalam dua minggu terakhir ini, telah terjadi penurunan positivity rate COVID-19 di Medan, yakni dari 30,01 persen menjadi 27 persen dengan jumlah testing per hari sebanyak 800,” kata Bobby, saat menjadi salah seorang narasumber dalam talk show “Ruang Publik” KBR yang diselenggarakan secara daring oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI serta Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Selasa (13/7).
Namun, diakuinya, penurunan positivity rate ini memang belum terlalu siginifikan, namun menunjukkan bahwa beberapa kasus di Kota Medan sudah bisa dikatakan terkendali.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan perkembangan vaksinasi COVID-19 di Medan.
Dari 2,5 juta lebih penduduk Medan, menurut dia, jumlah warga yang divaksinasi sebanyak 1,9 juta. Hingga kini, target tersebut sudah tercapai sebanyak 50,01 persen.
“Sebelumnya target kita 1,4 juta penduduk, namun dengan bertambahnya segmen yang bisa divaksin, maka target pun bertambah menjadi 1,9 juta,” paparnya.
Pada kesempatan itu, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Kementerian BUMN yang telah memilih Medan, yakni di eks Bandara Polonia, sebagai salah satu tempat pelaksanaan Centra Vaksinasi Bersama BUMN.
Hingga saat ini, Pemko Medan masih melaksanakan vaksinasi di eks Bandara Polonia, baik secara langsung di tempat maupun dengan cara drive thru.
“Sebelumnya kita targetkan maksimal 2.000 dosis per hari, namun saat Kementerian BUMN turun ke lapangan target bisa sampai ke 5.000 per hari,” ujar Bobby. (LMC-03)
