
Medan, 27/2 (LintasMedan) – Ketua DPRD Medan, Hasyim meminta pemko bersikap tegas terhadap pimpinan proyek penanaman kabel serat optik karena dinilai proses pengerjaannya sudah semakin meresahkan.
Pelaksanaan pengorekan, kata Hasyim mengganggu pengguna kenderaan dan para penjalan kaki serta memperjelek keindahan kota Medan.
“Kita tidak mau Kota Medan yang sudah rapi menjadi jelek hanya gara-gara adanya pengorekan kabel fiber optik. Di sana-sini terlihat berlobang dan ini sangat mengganggu arus lalu lintas dan para pengguna jalan,” kata Hasyim, Kamis (27/2)
Untuk itu dia minta Pemko Medan segera menegur bahkan mensomasi pemilik proyek penamanan kabel fiber optik tersebut.
Politisi PDIP ini juga menilai proses pengerjaan terkesan asal jadi dan merusak badan jalan.
Sementara lubang hasil korekan kabel fiber optik tersebut dibiarkan berhari-hari menganga hanya diberi tanda pembatas menggunakan plastik kuning.
“Kondisi semacam inilah yang membuat keindahan Kota Medan menjadi jelek disana sini lubang,” sebutnya.
Parahnya lagi, hasil korekan kabel fiber optik tersebut ditutup asal jadi.
Selain itu, pipanya menjulur keluar sehingga mengganggu pengguna jalan yang melintas di sekitar itu. “Apalagi, kalau hujan turun tanah yang menutupi korekan itu amblas ke bawah dan menjadi genangan air kemudian di sekitarnya becek bercampur tanah,” paparnya.
Dia mengimbau, pihak terkait harus mengawasi pelaksanaan pengorekan kabel fiber optik sehingga dalam melakukan pekerjaannya tidak asal jadi.
Pemko Medan dalam hal ini Dinas PU, kata Hasyim tidak perlu mengeluarkan izin kepada pemilik proyek penanaman kabel fiber optik di seluruh wilayah Kota Medan.
“Kalau mereka tidak mau mengikuti peraturan yang dibuat, jangan keluarkan izinnya. (LMC-02)
