Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Peristiwa
  • PT SMGP Dinilai Abaikan Keselamatan Warga
  • Headline
  • Peristiwa

PT SMGP Dinilai Abaikan Keselamatan Warga

Lintas Medan 30 Januari 2021 2 min read

Gerbang proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) di Sibanggor Julu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. (Foto: LintasMedan/Iwan)

Madina, 29/1 (LintasMedan) – PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) selaku pengembang proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi di Sibanggor Julu, Roburan Lombang dan Sirambas, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), dinilai abai terhadap aspek keamanan dan keselamatan warga di sekitar wilayah operasi perusahaan swasta tersebut sehingga merenggut korban jiwa.

Informasi yang dirangkum lintasmedan.com, Jumat (29/1), PT SMGP sejak beroperasi di Sibanggor tahun 2010 diperkirakan sudah delapan warga yang bermukim di sekitar area eksplorasi panas bumi itu meninggal dunia dalam peristiwa yang berbeda.

Sebanyak lima dari delapan warga yang bermukim di sekitar lereng Gunung Sorik Marapi tersebut meninggal pada 25 Januari 2021, akibat terpapar semburan gas beracun jenis H2S yang diduga kuat berasal dari salah satu sumur PT SMGP.

Lima orang korban meninggal dunia itu, masing-masing Suratmi (46), Kayla Zahra (5), Yusniar (3), Dahni (45) dan Syahrani (14).

Saat kejadian, kelima orang korban ini sedang berada di ladang yang mereka kelola. Lokasi ladang ini sangat dekat kawasan proyek pembangunan proyek power plant milik PT SMGP.

Sebelumnya, pada 20 Januari 2015 satu orang tewas dalam peristiwa bentrokan antara warga Desa Maga Pasar dengan Desa Maga Lombang, terkait pro dan kontra keberadaan perusahaan PT SMGP.

Korban bernama Ade Nasution, dari kelompok Bagas Godang, Maga Lombang, yang pro PT SMGP.

Selanjutnya pada 29 September 2018, dua anak tenggelam di kolam bekas penampungan air PT SMGP. Kedua korban itu, masing-masing bernama Irsanul Mahya (14) dan Muhammad Musawi (15), warga Sibanggor Jae.

Peristiwa naas itu diperkirakan terjadi saat lokasi kolam penampungan air PT SMGP tidak ada penjagaan dan tanpa pagar pengamanan sehingga mereka terjatuh dan tenggelam.

Kepala Desa Sibanggor Julu Awaluddin membenarkan sederetan peristiwa meninggalnya delapan warga yang selama ini bermukim tidak jauh dari pusat eksplorasi pembangkit listrik tenaga panas bumi yang dikelola oleh PT SMGP tersebut.

“Kita berharap kepada Pemerintah Pusat hingga daerah mengambil sikap tegas,” ujarnya.

Awaluddin juga minta kepada PT SMGP lebih memperhatikan tingkat keamanan sekecil apapun jika perusahaan itu kelak diizinkan kembali beroperasi oleh pemerintah.

“Penyelidikan masih sedang berjalan. Kita bersama Polres masih mengumpulkan warga yang ikut mengevakuasi para korban untuk mengetahui bagaimana korban sebenarnya,” katanya, menyikapi kejadian yang baru terjadi.

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat (Penmas) Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, PT Sorik Marapi Geothermal Power tidak boleh beroperasi selama penyelidikan atas kematian lima orang warga diduga akibat menghirup gas beracun.

Sementara itu, External Affair PT SMGP, Krishna Handoyo kepada pers menyebutkan, saat peristiwa naas terjadi, PT SMGP melakukan uji untuk pengoperasian salah satu sumur uap panas bumi.

Namun, lanjut dia, sempat terjadi terpaparnya gas yang kemungkinan berupa H2S. (LMC-04)

Post Views: 102

Continue Reading

Previous: Aplikasi Pajak Kendaraan e-SamsatSumutBermartabat Diluncurkan
Next: PMI Medan Ajak Penyintas COVID-19 Donor Plasma Konvalesen

Related Stories

Rakorwal GTRA 2026: Pemkab Simalungun Tegaskan Reforma Agraria Bukan Sekadar Seremonial
2 min read
  • Headline
  • Sumut

Rakorwal GTRA 2026: Pemkab Simalungun Tegaskan Reforma Agraria Bukan Sekadar Seremonial

22 September 2026
Tim SAR gabungan evakuasi remaja hanyut di Sungai Lobang Simalungun
2 min read
  • Peristiwa

Tim SAR gabungan evakuasi remaja hanyut di Sungai Lobang Simalungun

19 September 2026
Jembatan Perintis Mangga Diresmikan, Rico Waas Tekankan Manfaat bagi Mobilitas Warga
1 min read
  • Headline
  • Medan

Jembatan Perintis Mangga Diresmikan, Rico Waas Tekankan Manfaat bagi Mobilitas Warga

15 September 2026

You may have missed

Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal
2 min read
  • Medan

Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal

25 September 2026
Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik
1 min read
  • Medan

Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik

24 September 2026
Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka
2 min read
  • Medan

Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka

24 September 2026
PKH Medan Makmur Resmi Disalurkan, Rico Waas Serahkan Bantuan untuk 10 Ribu Warga Lansia dan Disabilitas
2 min read
  • Medan

PKH Medan Makmur Resmi Disalurkan, Rico Waas Serahkan Bantuan untuk 10 Ribu Warga Lansia dan Disabilitas

23 September 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.