
Medan, 18/3 (LintasMedan) – Wakil Ketua DPD KNPI Sumatera Utara Swangro Lumbanbatu mengingatkan Samsir Pohan agar tidak sembarangan dalam menggunakan foto atau gambar
Pengurus DPD KNPI Sumut.
Karena, kata Swangro dari laporan yang diterima pengurus dan tersebar di berbagai media sosial, rapat mengatasnamakan DPD KNPI Sumut yang dihadiri Samsir Pohan dituding liar.
Sehingga dia sangat prihatin ketika turut mencaplok foto atau gambar Ahmad Khairuddin, Nurul Yakin Sitorus serta gambar Irwansyah Nasution.
Padahal, dalam rapat pleno II DPD KNPI Sumut di Grand Kanaya Hotel, Senin (15/3) lalu, sudah tegas dan jelas satu di antara keputusannya memecat Samsir Pohan.
“Mohon elegan dalam berorganisasi, lihat aturan dan pedoman. Samsir Pohan sudah dipecat. Orang yang sudah dipecat kok malah memecat,” kata kata Swangro kepada wartawan, Kamis
(18/3).
Dia memaparkan, setelah menggelar rapat pleno II lalu, Samsir Pohan dalam pemeritaan memberi pernyataan bahwa rapat pleno tersebut adalah liar.
“Mestinya kalau menganggap rapat tersebut liar, untuk apa mereka menggelar rapat pleno? Nah, itu artinya mereka tak paham. Justru rapat mereka hari inilah yang liar karena dipimpin ketua
yang sudah dipecat. Berarti mereka gerombolan yang mengatasnamakan KNPI Sumut,” urai Swangro.
Selain itu, Swangro menegaskan KNPI Sumut yang kini dipimpin Plt Ahmad Khairuddin, hanya ingin KNPI bersatu atau tidak lagi ada kubu-kubuan.
“Cuma itu harapan kami. Kami mendukung upaya rekonsiliasi KNPI secara nasional dengan jalan Kongres Bersama. Dan itu sudah dibuktikan dengan bertemunya tiga kubu DPP KNPI serta
mendapat dukungan dari Menpora dan Menkumham,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, DPD KNPI Sumatera Utara menggelar rapat pleno ke II DPD KNPI Sumatera Utara “Energy Of Harmony” di Grand Kanaya Hotel, Senin (15/3).
Kegiatan rapat pleno secara resmi dibuka oleh Sekjen DPD KNPI Sumut Nurul Yakin Sitorus dan Ketua Harian DPD KNPI Sumut Ahmad Khairuddin. Setelah seluruh peserta yang hadir sepakat
dilanjutkan pleno, sidang pleno yang dipimpin Wakil Ketua DPD KNPI Sumut Swangro Lumbanbatu, memutuskan dan menyepakati beberapa keputusan organisasi yang bertujuan untuk
menjalankan roda organisasi sesuai dengan amanah Musyawarah Daerah yang termaktub dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KNPI.
Adapun hasil sidang pleno II DPD KNPI Sumut, kata Swangro mendukung penuh pelaksanaan Kongres Bersama DPP KNPI antara versi Plt. Ketua Umum DPP KNPI Mustahuddin dengan
Sekretaris Jenderal DPP KNPI Jackson AW Kumaat, Ketua Umum DPP KNPI Noer Fajriensyah dengan Sekretaris Jenderal DPP KNPI Addin Jauharuddin, Ketua Umum DPP KNPI Abdul Aziz
dengan Sekretaris Jenderal DPP KNPI Yamitema Tirtajaya Laoly. Dukungan pelaksanaan Kongres Bersama DPP KNPI diberikan dalam rangka mendukung persatuan kepemudaan di seluruh
Indonesia dan mengakhiri konflik dalam tubuh KNPI yang telah berlangsung cukup lama.
Kemudian DPD KNPI Sumut mendukung hasil pleno DPP KNPI yang memberhentikan Haris Pertama sebagai Ketua Umum DPP KNPI Periode 2018-2021 dan memutuskan Mustahuddin
Sebagai Pelaksana tetap (Plt) Ketua Umum DPP KNPI Periode 2018-2021.
Ketua DPD KNPI Sumut Samsir Pohan dinilai tidak memberikan contoh yang baik dengan menolak dilaksanakannya Kongres Bersama DPP KNPI dan menolak hasil Pleno DPP KNPI yang
memberhentikan Bung Haris Pertama sebagai Ketua Umum DPP KNPI Periode 2018-2021. Kongres Bersama mendapat dukungan penuh oleh Menteri Pemuda dan Olah Raga dan Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia karena dinilai jadi solusi terbaik demi terciptanya persatuan Pemuda dan mengakhiri konflik di tubuh KNPI
Sehubungan dengan berbagai alasan tersebut, maka peserta Forum Pleno DPD KNPI Sumatera Utara telah memutuskan untuk Memberhentikan Bung Samsir Pohan sebagai Ketua DPD KNPI
Sumatera Periode 2020-2023. Oleh sebab itu, saudara Samsir Pohan tidak berhak lagi menggunakan atribut dan simbol-simbol organisasi KNPI.
Memutuskan Bung Ahmad Khairuddin sebagai Pelaksana tetap (Plt) Ketua DPD KNPI Sumatera Utara Periode 2020-2023 untuk melanjutkan roda organisasi dan membangun komunikasi
dengan Pimpinan dan Pengurus Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang terhimpun di KNPI dalam rangka membangun soliditas dan suasana kondusif dunia kepemudaan.(LMC/rel)
