Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Sumut
  • Pakar Sejarah: Situs Marga Rangkuti Peninggalan Peradaban Megalitikum
  • Sumut

Pakar Sejarah: Situs Marga Rangkuti Peninggalan Peradaban Megalitikum

Lintas Medan 8 Juni 2022 3 min read

Foto:LintasMedan/ist

Madina, 8/6 (LintasMedan) – Kepala Pusat Studi Sejarah UISU Medan, Prof Dr Dahlena Sari Marbun M.Ed, melakukan penelitian terhadap situs bersejarah marga Rangkuti, di Desa Aek Marian, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Didampingi Pemerhati Kebudayaan dan Sejarah, Tondi Rangkuti, studi dilakukan selama dua hari.

Kunjungannya ke Desa Aek Marian ini, karena merupakan cikal bakal bermulanya marga Rangkuti. Banyak peninggalan sejarah di desa itu, diantaranya makam Raja Datu Janggut Marpayung Aji (awal marga Rangkuti) yang terletak di perbukitan kebun karet.

Makam ini berukuran kurang lebih tiga meter, tersusun dari beberapa batuan berbentuk oval yang ditandai dengan sebuah batu besar posisi vertikal. Uniknya, di makam ini juga terdapat batu terbelah yang cerita warga setempat memiliki mistis, akan bergetar apabila ada marga Rangkuti yang meninggal dan peringatan adanya peristiwa penting.

Abdul Majid Rangkuti, Asfan Rangkuti dan Arsyad Rangkuti, sesepuh warga desa ini mengungkapkan jika makam tersebut kerap dikunjungi para peziarah.

Namun Prof Dr Dahlena, mengatakan, di bawah situs makam kemungkinan tidak akan ditemukan sisa tulang belulang manusia. Karena menurutnya situs ini memiliki ciri seperti tempat pemujaan spiritual.

Dan selain makam, ada juga yang disebut sumur naga serta susunan bebatuan besar yang diduga bekas tempat praktik pentabiban (kedokteran) Datu Janggut Marpayung Aji di masanya.

Beberapa situs peninggalan lainnya adalah situs pemandian Putri Janggeas (putri Raja Janggut) dan pemandian Raja Janggut. Serta sebuah batu Marmer berbentuk meja dan sebuah batu Menhir yang tidak terlalu besar di tempat lainnya.

“Dahulu banyak patung di lereng dan di bawah bukit dekat persawahan, seperti patung wanita menggendong anak dan patung yang terpisah dari badan. Tapi peninggalan sejarah itu sudah dicuri oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Bahkan, pernah terjadi usaha penggalian di areal makam untuk mengambil benda-benda berharga yang diduga banyak di dalamnya. Namun usaha pencurian ini gagal ketika pelaku mengalami peristiwa mistis,” cerita Asfan Rangkuti.

Prof Dr Dahlena menafsirkan, situs di Aek Marian dapat dipastikan adalah peninggalan dari sebuah peradaban yang terhubung kepada kebudayaan Megalitikum atau setidaknya pernah digunakan oleh leluhur marga Rangkuti. Karena dicirikan dengan adanya batu Menhir, batu Berundak, infrastruktur batu dan situs penghormatan spiritual kepada leluhur.

“Situs makamnya memiliki ciri seperti tempat pemujaan spiritual leluhur masyarakat Megalitikum. Karena makam biasanya berbentuk Sarkofagus. Makam ini juga mirip dengan makam tua di Desa Aek Tolang, Huta Jae, Padang Bolak. Namun yang cukup merisaukan, telah banyak terjadi praktik dan usaha vandalisme di lokasi,” ujar Doktor lulusan Universitas Malaysia ini, kepada LintasMedan yang ikut mendampingi, Selasa (7/6).

Sementara Tondi Rangkuti, Pemerhati Kebudayaan dan Sejarah, memberikan pandangan bahwa makam leluhur Rangkuti (Sarkofagus) kemungkinan ada di sekitarnya tetapi belum ada yang menemukan.

“Dari keterangan para warga patut diduga di bukit kecil ini masih terkandung banyak peninggalan sejarah berharga lainnya. Bisa saja terdapat sebuah Pura (Biara). Kiranya warga marga Rangkuti Aek Marian mendukung pengusulan situs menjadi cagar budaya dan situs bersejarah yang dilindungi,” ucap Tondi.

Dibutuhkan studi lebih lanjut untuk mengkaji temuan tersebut karena ada beberapa relief dan manuskrip pada bebatuan yang harus lebih dipelajari.

“Bukit ini sangat menyimpan potensi sejarah yang besar yang kemungkinan terhubung kepada peradaban era Kerajaan Panai dan Candi-candi Bahal di Portibi. Kami menduga Datu Marpayung Aji merupakan seorang pimpinan militer yang memiliki sebuah satuan militer (Mandala Sena). Akan saya usulkan ke Badan Arkeologi agar dilakukan eskavasi,” terang Profesor.

Ia juga menyampaikan rasa kecewa terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina yang kurang peduli dengan potensi sejarah lokal, di saat Pemerintah Pusat dengan gencar-gencarnya membuat program revitalisasi kearifan lokal. (LMC-04)

Post Views: 498

Continue Reading

Previous: Edy Rahmayadi: HPN di Sumut Harus Wujudkan Nilai Positif
Next: YKI Sumut Gelar Donor Darah

Related Stories

Nobar Final Piala Dunia 2026 Pemkab Simalungun Penuh Semangat Kebersamaan
2 min read
  • Sumut

Nobar Final Piala Dunia 2026 Pemkab Simalungun Penuh Semangat Kebersamaan

20 Juli 2026
Bobby Nasution Pastikan Pembangunan Jalan dan Jembatan Jalur Barat Nisel-Nisbar Dimulai Agustus
2 min read
  • Headline
  • Sumut

Bobby Nasution Pastikan Pembangunan Jalan dan Jembatan Jalur Barat Nisel-Nisbar Dimulai Agustus

19 Juli 2026
Temukan Pasien Tumor Ganas di Nias Selatan, Bobby Nasution Perintahkan Penanganan dan Operasi di Medan
2 min read
  • Headline
  • Sumut

Temukan Pasien Tumor Ganas di Nias Selatan, Bobby Nasution Perintahkan Penanganan dan Operasi di Medan

18 Juli 2026

You may have missed

Ledakan Dahsyat di Perumahan Grand Polonia Medan, Rusak 5 Rumah
1 min read
  • Headline
  • Medan
  • Peristiwa

Ledakan Dahsyat di Perumahan Grand Polonia Medan, Rusak 5 Rumah

20 Juli 2026
Nobar Final Piala Dunia 2026 Pemkab Simalungun Penuh Semangat Kebersamaan
2 min read
  • Sumut

Nobar Final Piala Dunia 2026 Pemkab Simalungun Penuh Semangat Kebersamaan

20 Juli 2026
Hotman Paris Minta Maaf, Ngaku Emosi Diberondong Pertanyaan Wartawan
3 min read
  • Nasional

Hotman Paris Minta Maaf, Ngaku Emosi Diberondong Pertanyaan Wartawan

20 Juli 2026
Perumda Tirtanadi Sudah Menyelesaikan LHP Tahun 2023 dengan Tuntas
2 min read
  • Medan

Perumda Tirtanadi Sudah Menyelesaikan LHP Tahun 2023 dengan Tuntas

20 Juli 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.