
Madina, 5/10 (LintasMedan) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution, meminta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) melakukan perluasan literasi dan inklusi keuangan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Untuk membentuk ekosistem keuangan ini, Pemda harus bersinergitas dengan LJK agar nantinya digitalisasi pemasaran produk secara online terdorong dan terfasilitasi,” pinta Atika, di Aula Kantor Bupati, kemarin.
Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Madina, Yuri Andri, SSTP, mengatakan, upaya ini dibahas dalam rapat koordinasi peyusunan laporan Triwulan III TPAKD Madina, yang dihadiri para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh perbankan di Madina.
Jelas Yuri, ada beberapa kesepakatan yang dihasilkan dalam rapat itu, diantaranya bagaimana cara untuk memberikan kemudahan pembiayaan dan pembayaran bagi pelaku usaha kecil.
“Ibu wakil juga meminta peran stakeholder sebagai perpanjangan tangan perbankan melalui cluster ekonomi potensial di pedesaan seperti koperasi dan BUMDes lebih proaktif,” ujar Yuri, di ruangannya, Selasa (5/10).
Pemkab Madina berupaya menciptakan ekosistem ekonomi yang baik bagi pelaku UMKM. Dalam hal ini, TPAKD dituntut lebih informatif dan solutif dalam memajukan perekonomian daerah. Hingga pembuatan websitenya pun didesak untuk disegerakan agar mempermudah layanan akses.(LMC-04)
