BPJamsostek bekerja sama dengan Kodim 0201/Medan menggelar vaksinasi di antaranya kepada pekerja dari serikat buruh.(Foto:LintasMedan/ist)
Medan, 13/10 (LintasMedan) – Potensi gelombang Covid-19 di Sumut harus diwaspadai, meski jumlah kasus terus menurun.
“Gelombang ketiga Covid-19 yang diprediksi bisa berlangsung pada akhir tahun diharap tidak terjadi, khsususnya di provinsi ini,” kata Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeksaha, Rabu (13/10).
Ia menyebut bahwa penurunan kasus saat ini bukan berarti pandemi telah berakhir.
“Jadi protokol kesehatan ketat tetap harus diterapkan pada kehidupan sehari-hari, terutama saat beraktifitas di luar rumah karena virus COVID-19 masih ada,” katanya saat meninjau vaksinasi di Lapangan Benteng, Rabu (13/10) yang digelar BPJamsostek bekerja sama dengan Kodim 0201/Medan.
Pemerintah, sebutnya telah menyiapkan segala kebutuhan dalam mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus termasuk pelayanan kesehatan hingga tracing. Vaksinasi juga terus digalakkan dengan melibatkan berbagai pihak terkait, guna mempercepat tercapainya herd immunity.
Ia juga mengaku bersyukur karena di Provinsi Sumut kini sudah tidak ada lagi kabupaten/kota yang berada pada Level III dalam pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
“Mudah-mudahan kondisi ini bisa terus bertahan agar ekonomi bisa kembali bangkit dan masyarakat bisa beraktivitas dengan keadaan sehat,” ucapnya.
Ia memaparkan dari 15 juta penduduk Sumut 11 juta di antaranya penerima vaksin dan 38% telah mendapatkan vaksin pertama serta 22,8% vaksin kedua.
Deputi Direktur Kanwil BPJamsostek Sumbagut Panji Wibisana menyampaikan kegiatan dilakukan selama tiga hari, 13-15 Oktober, dengan jumlah 5.000 dosis untuk tahap pertama dan 5.000 dosis untuk tahap kedua pada November nanti.
Direktur Utama BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo menyampaikan target 10.000 dosis vaksin ini akan diberikan kepada pekerja dari serikat buruh, driver ojek online, masyarakat, lansia dan difabel. Dia berharap, melalui kegiatan vaksinasi yang dilakukan akan dapat membuat masyarakat dan pekerja bisa kembali produktif.
“Kami mengapresiasi kolaborasi hari ini untuk kita cepat mencapai herd immunity,” katanya.(Irma Yuni)
