
Tulang Bawang, 16/7 (LintasMedan) – Bupati Tulang Bawang Winarti melakukan rapat penanganan khusus Covid-19 bersama Forkopimda di Gedung Serbaguna (GSG) Menggala, Kamis (15/07).
Turut hadir dalam rapat tersebut, seluruh Forkopimda kabupaten Tulang Bawang, Asisten I,Kaban BPKAD,Kepala Dinas Kesehatan,Kanan BPBD, Bappeda,Kabag Kesra, Sekertaris Kominfo,Kadis PMK.
Dalam rapat ini Winarti mengatakan, bahwa pada saat ini Tulang Bawang berada di zona orange, zona penularan cukup tinggi.
Kecamatan Menggala masuk ke zona orange, sementara kawasan lainnya berada dalam zona kuning dan hijau.
Hingga 14 Juli 2021 positif Covid di Kabupaten Tulang Bawang 371 orang dan yang meninggal 27 orang.
“Kita berharap masyarakat Tulang Bawang bisa mendapatkan vaksin secara keseluruhan atau minimal 31.467 jiwa, sedangkan saat ini jumlah yang terealisasi baru 8,5%,” kata Winarti.
Sementara untuk Shalat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1442 H/2021M, tetap dilaksanakan di lapangan terbuka atau di masjid/musholla, namun apabila Tulang Bawang masuk ke Zona merah dan Orange maka shalat ditiadakan.
Untuk penyemblihan hewan qurban berlangsung selama tiga hari dan diharapkan tidak terjadi kerumunan.
“Pemotongan hewan qurban dilakukan di rumah pemotongan hewan Ruminasia (RPH-R) di lakukan di luar RPH-R dengan protokol kesehatan yang ketat,”ujarnya.
Pelaksanaan hajatan resepsi pernikahan ditiadakan hanya diperbolehkan pelaksanaan akad nikah saja mulai Tanggal 14 Juli 2021 sampai dengan 28 Juli 2021.
‘Kita juga minta Satgas Covid-19 melakukan sosialisasi tentang isolasi mandiri ke setiap kampung agar penularan virus mematikan ini tidak meningkat,” katanya.(LMC-05).
