
Karo, 9/7 (LintasMedan) – Wakil Gubenur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah, menilai kawasan relokasi pengungsi erupsi Gunung Api Sinabung di Siosar, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo potensial dikembangkan menjadi destinasi agrowisata.
“Siosar ini udaranya luar biasa, oksigennya, alamnya pun sangat indah. Karena itu harus senantiasa diperhatikan dan dijaga kelestariannya,” katanya saat bersama Wakil Bupati Karo Theopilus Ginting meninjau relokasi pengungsi Tahap 3 di Siosar, Jumat (9/7).
Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck, menyatakan optimis kawasan dataran tinggi yang berjarak sekitar 20 km dari kota Kabanjahe dan sekitar 90 km dari kota Medan itu bisa menjadi destinasi wisata baru dengan wisata agro dan juga wisata alam.
“Kawasan Siosar ini sangat potensial. Kalau dikelola dengan baik, tentunya akan bisa menguntungkan, memakmurkan dan menyejahterakan para pengungsi,” ujar Ijeck.
Selain sektor pariwisata, menurut dia, Siosar yang berada di ketinggian 1.750 meter di atas permukaan laut ini juga sangat potensial dikembangkan menjadi sentra pertanian karena lahannya cukup subur.
Dalam upaya memanfatkan potensi alam dan pertaniandi kawasan Siosar, Wagub mengatakan, pihaknya akan mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo agar ikut berperan aktif mendampingi masyarakat di wilayah itu.
“Kita juga harus pikirkan bagaimana alternatif mata pencarian masyarakat yang akan ditempatkan direlokasi ke kawasan Siosar tahap 3. Sebab, mereka sebelumnya mengandalkan sumber mata pencaharian dari bercocok tanam di sekitar kaki Gunung Sinabung,” ucap Ijeck.
Peran aktif Pemkab Karo, kata dia, sangat dibutuhkan dalam hal mendampingi masyarakat untuk mengembangkan potensi pertanian di Siosar.
Selain menyiapkan lahan pertanian, menurut Ijeck, Pemkab Karo melalui instansi terkait perlu menerjunkan para penyuluh pertanian untuk membimbing para petani di Siosar agar jenis tanaman yang dikembangkan cocok dengan kondisi lahan, sehingga hasil panen mereka bisa maksimal.
“Setelah menemukan jenis tanaman yang potensi dikembangkan di Siosar, pemerintah juga turut membantu mengembangkan agar pemasarannya semakin luas,” tuturnya. (LMC-02)
