Simalungun, 15/9 (LintasMedan) – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan bersama tim SAR gabungan mengevakuasi remaja yang hanyut dan tenggelam di Pemandian Alam Sejuk Sungai Lobang, tepatnya di Desa Kerasan Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika mengatakan korban bernama Mahyar berusia 25 tahun ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban ditemukan di dasar sungai dengan kedalaman sekitar 10 meter setelah dilakukan pencarian sejak dilaporkan,” ujar Hery Marantika dalam keterangan resmi yang diterima di Medan, Senin.
Ia mengatakan berdasarkan laporan yang diterima korban tenggelam ketika tengah melakukan aktivitas menyelam secara manual ke dasar sungai tersebut pada Minggu (13/9).
“Sebelumnya korban melakukan penyelaman ke dasar sungai dengan tujuan membuka tali buoy yang berada di dasar perairan. Namun, setelah beberapa menit korban tidak kunjung kembali ke permukaan,” kata dia.
Hery mengatakan warga yang melihat kondisi tersebut terus melakukan pencarian awal dan melaporkan ke Call Center Emergency 115 Basarnas.
“Laporan tersebut selanjutnya diteruskan kepada Basarnas untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” sebut dia.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Hery mengatakan Tim Rescue Pos SAR Danau Toba bergerak menuju lokasi kejadian yang berkoordinasi dengan pemangku kebijakan terkait untuk melakukan asesmen menentukan metode pencarian.
Dalam operasi pencarian, kata dia, tim SAR gabungan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit yang bertugas melakukan pencarian di sekitar lokasi dan melaksanakan penyisiran darat di sekitar lokasi hingga arah hilir.
“Setelah dilakukan pendeteksian menggunakan Aqua Eye dan penyelaman di lokasi yang diduga menjadi titik keberadaan korban, pada pukul 23.40 WIB Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban di dasar sungai dengan kedalaman sekitar 10 meter. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” sebut dia.
Selanjutnya, pada pukul 00.20 WIB korban berhasil dievakuasi dari dasar sungai dan kemudian diserahterimakan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.
Atas peristiwa nahas tersebut, pihaknya bersama tim SAR gabungan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Ia mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap risiko di sekitar sungai, terutama saat musim hujan dan kondisi arus deras.
Dengan ditemukan korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat operasi dikembalikan ke kesatuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama selama pelaksanaan operasi.(LMC-02)
