Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Luar Negeri
  • Jutaan Orang di Eropa Terancam Kedinginan Akibat Bahan Bakar Langka
  • Luar Negeri

Jutaan Orang di Eropa Terancam Kedinginan Akibat Bahan Bakar Langka

Lintas Medan 20 Oktober 2021 2 min read

Ilustrasi

Brussel, 20/10 (LintasMedan) – Jutaan orang di Eropa terancam kedinginan karena tidak bisa menggunakan pemanas di rumahnya, akibat bahan bakar langka.

Kelangkaan bahan bakar di Eropa, kata Komisaris Tenaga Kerja Uni Eropa, Nicolas Schmit sekaligus berdampak kepada meningkatnya kemiskinan energi saat musim dingin mendatang, akibat harga uang naik drastis.

“Jutaan orang di Eropa tidak bisa menggunakan pemanas di rumahnya secara layak, angka ini juga bakal terus bertambah,” katanya kepada kantor berita DPA Jerman, Rabu (20/10).

Meski demikian, Schmit mengatakan Komisi Eropa bisa membantu negara Uni Eropa membatasi dampak dari kenaikan harga energi tersebut terhadap masyarakat, namun tergantung masing-masing negara dalam mengambil tindakan.

Sebuah rumah tangga masuk kategori miskin bahan bakar dan energi jika anggota keluarga tidak mampu untuk memanaskan rumah mereka dengan biaya yang wajar saat musim dingin tiba, demikian dikutip dari laman DW Indonesia, Rabu (20/10).

Konfederasi Serikat Tenaga Kerja Eropa bulan September lalu memperingatkan, lebih dari 2,7 juta orang di Eropa tidak mampu untuk menghangatkan rumah mereka secara layak, meskipun mereka memiliki pekerjaan.

Pemerintah Jerman pekan lalu memangkas sepertiga tarif pajak untuk sumber energi terbarukan. Retribusi tersebut menjadi bagian beban sekitar seperlima tagihan listrik konsumen Jerman.

Pemerintah Prancis menawarkan Rp 1,6 juta kepada rumah tangga berpenghasilan rendah untuk subsidi biaya tambahan untuk pemanasan rumah.

Dampak kenaikan harga energi globalHarga gas alam dan batu bara di pasar global, dalam beberapa minggu belakangan mencapai rekor tertingginya, dan harga minyak bumi melambung hingga lebih dari Rp 1,1 juta per barelnya.

Kenaikan harga tersebut dipicu pemulihan perekonomian dari pandemi COVID-19 yang menyebabkan permintaan produksi listrik untuk produk manufaktur meningkat, sehingga terjadi kekurangan pasokan secara global.

Sejumlah politisi menyalahkan Rusia, yang memasok sekitar 50% dari impor gas alam Uni Eropa.

Suplai gas Rusia menurun selama pandemi, meskipun saat ini pasokian sudah kembali normal, namun tidak dapat memenuhi permintaan tambahan.

Terdapat spekulasi bahwa Moskow sengaja menahan pengiriman tambahan guna menekan Jerman agar meresmikan penggunaan pipa gas Nord Stream 2 melalui Laut Baltik, yang selesai bulan lalu.

Pembangunan jaringan pipa gas tersebut dikritik, karena diprediksi akan membuat Eropa menjadi tergantung pada pasokan gas Rusia.

Sebelumnya Uni Eropa meyakini, kenaikan harga energi hanya sementara dan akan pulih saat musim semi.(LMC/net)

Post Views: 137

Continue Reading

Previous: Ribuan Kendaraan Militer Amerika Serikat Kini Dikuasai Taliban
Next: Pemanasan Global Bahaya Bagi Wanita dan Ibu Hamil, Ini Dampaknya

Related Stories

Apresiasi Program Kesehatan dan Infrastruktur,Warga Langkat Deklarasi Dukung Bobby di Pilgub Sumut 2024
2 min read
  • Luar Negeri
  • Politik
  • Sumut

Apresiasi Program Kesehatan dan Infrastruktur,Warga Langkat Deklarasi Dukung Bobby di Pilgub Sumut 2024

2 Oktober 2024
Singapura Kampanyekan Destinasi Wisata Ramah Muslim
2 min read
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Medan

Singapura Kampanyekan Destinasi Wisata Ramah Muslim

28 Mei 2024
25 Tewas Setelah Ledakan Besar di Kuba
1 min read
  • Luar Negeri

25 Tewas Setelah Ledakan Besar di Kuba

7 Mei 2022

You may have missed

Harun Ridwan Nasution, Ketua KONI Madina periode 2026-2030
1 min read
  • Sumut

Harun Ridwan Nasution, Ketua KONI Madina periode 2026-2030

2 September 2026
Ketua Satgas Nasional HMTN-MP Desak PT Perkebunan Pulahan Seruai Kembalikan Lahan 415 Ha kepada Kelompok Tani
2 min read
  • Sumut

Ketua Satgas Nasional HMTN-MP Desak PT Perkebunan Pulahan Seruai Kembalikan Lahan 415 Ha kepada Kelompok Tani

1 September 2026
Laporan Reses VI DPRD Medan: Lampu Mati, Jalan Rusak, Bansos Tak Merata, Keluhan Warga Yang Mendominasi di Rapat Paripurna
5 min read
  • Advetorial
  • Artikel

Laporan Reses VI DPRD Medan: Lampu Mati, Jalan Rusak, Bansos Tak Merata, Keluhan Warga Yang Mendominasi di Rapat Paripurna

1 September 2026
Wali Kota Medan Dorong Peningkatan Perekonomian Warga Bangkit Lewat Digitalisasi Ekonomi
2 min read
  • Medan

Wali Kota Medan Dorong Peningkatan Perekonomian Warga Bangkit Lewat Digitalisasi Ekonomi

31 Agustus 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.