
Medan, 9/1 (LintasMedan) – Puluhan tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Medan berunjukrasa ke gedung DPRD Sumatera Utara Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (9/1/201).
Dalam aksinya massa berorasi dan membacakan pernyataan sikap secara bergantian di pintu gerbang gedung dewan.
Ketua Umum KAMMI Kota Medan, Ahmad Taufiq Tambunan saat membacakan pernyataan sikapnya menyatakan , menolak keputusan pemerintah menaikkan harga Tarif DasarListrik (TDL), Bahan Bakar Minyak (BBM) dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).
“KAMMI mengajak seluruh elemen masyarakat dari kalangan mahasiswa, buruh, petani, dan lainnya untuk saling bersinergi menekan pemerintah agar mengindahkan suara rakyat kecil yang mendapat imbas atas kenaikan TTL,BBM dan PNBP,”kata Ahmad Taufiq.
Dikatakan, kenaikan TTL, BBM dan PNBP di pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla merupakan “kado terindah” bagi rakyat kecil yang disinyalir akan semakin menyengsarakan. Sebab KAMMI meyakini kenaikan tersebut akan berdampak langsung kepada masyarakat golongan menengah ke bawah.
Pengunjukrasa juga dalam orasinya menyampaikan ada ketidaktegasan dari pemerintah dalam memutuskan kenaikan tersebut . ” Sebab para lembaga negara dari kepolisian, kementerian terkait sampai presiden saling melempar tanggungjawab . Hal ini menunjukkan adanya komunikasi yang kurang baik dalam internal pemerintah,” katanya. (LMC-02)
=
