Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Medan
  • Medan Utara Harus Jadi Kawasan Bisnis
  • Medan

Medan Utara Harus Jadi Kawasan Bisnis

Lintas Medan 3 April 2018 1 min read
Kawasan Kampung Nelayan di Medan Utara. (Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 3/4 (LintasMedan) – Anggota DPRD Kota Medan Landen Marbun menilai Rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kota Medan tahun 2011 hingga 2031 sudah tidak relevan.

RTRW tersebut sangat memungkinkan bisa direvisi untuk kepentingan rakyat.

“Kota Medan hanya menjadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayah Medan Utara, sementara untuk wilayah Selatan sudah dipadati perkantoran dan dijadikan kawasan bisnis. RTH di wilayah selatan tidak sampai 20 persen,” kata Landen.

Padahal, sebut dia dalam UU No 26 tahun 2007 tentang Tata Ruang, diwajibkan masing-masing wilayah ada ruang terbuka hijau (RTH) sebesar 20 persen dari luas wilayah.

Medan memiliki 21 kecamatan sudah seharusnya di semua kecamatan dialokasikan RTH seluas 20 persen dari luas wilayah.

Akibat Pemko Medan terkesan hanya menjadikan Medan Utara sebagai RTH menjadi pembangunan di wilayah itu berkurang.

Padahal kata dia di banyak negara, kawasan pelabuhan biasanya dijadikan lahan bisnis dan nyatanya hampir semua maju dan perekonomian rakyatnya juga meningkat.

“Wilayah pelabuhan yang tidak dijadikan kawasan bisnis akan ketinggalan dibanding wilayah lainnya,” ujar Landen.

Dia berharap pembangunan Islamic Centre segera diselesaikan di wilayah itu, begitu juga dengan pembangunan di bidang pendidikan perlu diperhatikan agar derajat hidup rakyat di wilayah Medan Utara dapat lebih meningkat.

“Karena saat ini, yang terlihat hanya hutan mangrove yang banyak ditanam untuk menahan abrasi,’ sebutnya lagi.

Lokasi pelabuhan seperti Belawan harusnya juga dijadikan sebagai kawasan bisnis agar maju. Karena tidak mungkin kawasan itu dijadikan lokasi pertanian, perumahan dan lainnya. “Wilayah itu cocok menjadi kawasan bisnis karena Belawan merupakan salah satu gerbang Sumut dari wilayah laut,”ujarnya.(LMC-03)

 

Post Views: 170

Continue Reading

Previous: Dua Warga Berseteru Abaikan Mediasi DPRD Medan
Next: Medan Matangkan Persiapan jadi Kota Layak Anak

Related Stories

2027, Pemko Medan Tambah 26 Truk dan 151 Becak Motor Pengangkut Sampah
1 min read
  • Medan

2027, Pemko Medan Tambah 26 Truk dan 151 Becak Motor Pengangkut Sampah

25 Oktober 2026
Tolak Pasien BPJS, Rico Waas Perintahkan Dinkes Panggil RS Bunda Thamrin
2 min read
  • Medan

Tolak Pasien BPJS, Rico Waas Perintahkan Dinkes Panggil RS Bunda Thamrin

24 Oktober 2026
Surat Keterangan Ahli Waris Gratis, Rico Waas: Aparat Terbukti Pungli Dicopot
1 min read
  • Medan

Surat Keterangan Ahli Waris Gratis, Rico Waas: Aparat Terbukti Pungli Dicopot

24 Oktober 2026

You may have missed

Perkuat Sinergi SPPA, Lapas Panyabungan Terima Kunjungan Dinsos Madina
1 min read
  • Sumut

Perkuat Sinergi SPPA, Lapas Panyabungan Terima Kunjungan Dinsos Madina

26 Oktober 2026
2027, Pemko Medan Tambah 26 Truk dan 151 Becak Motor Pengangkut Sampah
1 min read
  • Medan

2027, Pemko Medan Tambah 26 Truk dan 151 Becak Motor Pengangkut Sampah

25 Oktober 2026
Tolak Pasien BPJS, Rico Waas Perintahkan Dinkes Panggil RS Bunda Thamrin
2 min read
  • Medan

Tolak Pasien BPJS, Rico Waas Perintahkan Dinkes Panggil RS Bunda Thamrin

24 Oktober 2026
Surat Keterangan Ahli Waris Gratis, Rico Waas: Aparat Terbukti Pungli Dicopot
1 min read
  • Medan

Surat Keterangan Ahli Waris Gratis, Rico Waas: Aparat Terbukti Pungli Dicopot

24 Oktober 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.