Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
Live
  • Home
  • Bisnis
  • Daya Beli Masyarakat Masih Lesu
  • Bisnis

Daya Beli Masyarakat Masih Lesu

Lintas Medan 3 Juli 2017 2 min read

Sri Mulyani

Sri Mulyani

Jakarta, 3/7 (LintasMedan) – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, mengungkapkan hingga kini daya beli masyarakat masih lesu sebagai imbas dari pelemahan ekonomi domestik selama tiga tahun terakhir.

“Saya menganggap ini adalah masih menjadi imbas dari pelemahan ekonomi yang terjadi selama 2014, 2015, 2016 karena faktor komoditas dan ekspor. Sehingga imbasnya masih terasa sampai sekarang,” kata Sri Mulyani, di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan, daya beli yang masih lesu dapat terlihat dari realisasi inflasi 2016 sebesar 3,02 persen yang merupakan pencapaian paling rendah dalam satu dekade.

Kondisi tersebut, lanjutnya, bermula dari melemahnya sektor pertambangan yang kemudian mempengaruhi kontraksi ke sektor lainnya.

Untuk memulihkan daya beli masyarakat, menurut dia, Pemerintah akan fokus mendorong daya beli masyarakat, khususnya pada masyarakat rentan.

Upaya tersebut didukung dengan beberapa program pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi 10 juta keluarga dan belanja sosial lainnya

“Sehingga daya beli, terutama masyarakat yang 25 persen atau bahkan 40 persen terbawah tetap terjaga. Kami menganggap untuk menaikkan daya beli adalah dengan confidence,” kata Sri.

Menkeu menambahkan, Indonesia tengah mengalami tekanan pada produktivitas, hampir di seluruh dunia juga mengalami stagnasi produktivitas.

Produktivitas tersebut berkaitan dengan kemampuan meningkatkan daya beli dengan upah yang meningkat. “Ini tantangan untuk Pemerintah,” ucapnya.

Oleh karena itu, Sri Mulyani menyatakan bahwa pemerintah juga akan fokus untuk meningkat investasi di bidang infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM). Sebab, kedua sektor tersebut dapat meningkatkan produktivitas masyarakat dan perekonomian.

“Ketiga adalah “policy reform” yang akan terus dilakukan di bawah koordinasi Menko untuk memperbaiki apa yang disebut minat investasi, karena itu akan meningkatkan inovasi dan kreativitas,” ujarnya. (LMC-03/KC)

Post Views: 44
Tags: daya beli lesu masih masyarakat menkeu

Continue Reading

Previous: BI: Perputaran Uang Lebaran Rp167 Triliun
Next: Berkomunikasi Murah Dapat Bonus Kuota Internet Hanya Ada di IM3 Ooredoo

Related Stories

Bupati Asahan Lepas Gerak Jalan Santai Peringatan May Day 2026
1 min read
  • Bisnis
  • Sumut

Bupati Asahan Lepas Gerak Jalan Santai Peringatan May Day 2026

3 Mei 2026
Bapenda Sumut Siapkan Hadiah Emas, Motor, Umroh hingga Mobil
2 min read
  • Bisnis
  • Medan

Bapenda Sumut Siapkan Hadiah Emas, Motor, Umroh hingga Mobil

5 Maret 2026
HUT ke-6 Fritto Chicken, Optimis dan Terus Berinovasi
2 min read
  • Bisnis
  • Medan

HUT ke-6 Fritto Chicken, Optimis dan Terus Berinovasi

22 Januari 2026

You may have missed

Tirtanadi Upayakan Distribusi Air Bersih Kembali Normal Paska Blackout Listrik
2 min read
  • Medan
  • Sumut

Tirtanadi Upayakan Distribusi Air Bersih Kembali Normal Paska Blackout Listrik

24 Mei 2026
Bobby Nasution Gandeng RS An-Nisa Hadirkan Layanan Kesehatan Bertaraf Internasional di Sumut
3 min read
  • Artikel
  • Sumut

Bobby Nasution Gandeng RS An-Nisa Hadirkan Layanan Kesehatan Bertaraf Internasional di Sumut

21 Mei 2026
Harkitnas 2026 di Sumut, Wagub Surya Tekankan Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat
2 min read
  • Artikel
  • Sumut

Harkitnas 2026 di Sumut, Wagub Surya Tekankan Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat

20 Mei 2026
Pemprov Sumut Pastikan Stok dan Distribusi Minyakita Aman, Harga Mulai Stabil
2 min read
  • Artikel
  • Sumut

Pemprov Sumut Pastikan Stok dan Distribusi Minyakita Aman, Harga Mulai Stabil

19 Mei 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.