Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Medan
  • Pedagang Pasar Sutomo Laporkan Pemko Medan ke Komnas HAM
  • Headline
  • Medan

Pedagang Pasar Sutomo Laporkan Pemko Medan ke Komnas HAM

Lintas Medan 18 Mei 2016 2 min read

Pedagang Pasar Sutomo ketika mengadukan nasibnya kepada anggota Fraksi PDIP Sutrisno Pangaribuan di ruang Komisi C DPRD Sumut, Rabu (18/5).(Foto:lintasMedan/irma)

Pedagang Pasar Sutomo ketika mengadukan nasibnya kepada anggota Fraksi PDIP Sutrisno Pangaribuan di ruang Komisi C DPRD Sumut, Rabu (18/5).(Foto:lintasMedan/irma)
Pedagang Pasar Sutomo ketika mengadukan nasibnya kepada anggota Fraksi PDIP Sutrisno Pangaribuan di ruang Komisi C DPRD Sumut, Rabu (18/5).(Foto:lintasMedan/irma)

Medan, 18/5 (LintasMedan) – Perselisihan antara pedagang Pasar Sutomo dengan Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus memanas.

Sebab, LSM KPK yang mendampingi pedagang Sutomo melaporkan tindakan anarkis petugas Satpol PP ke Komnas HAM.

“Kami sudah laporkan peristiwa ini, dalam waktu dekat Komnas HAM akan turun ke Medan untuk melihat situasi yang sebenarnya,”kata Ketua LSM KPK, Indra saat mengadukan nasib pedagang Sutomo kepada Anggota DPRD Sumut Fraksi PDIP, Sutrisno Pangaribuan di ruang rapat Komisi C, Rabu.

Indra menekankan agar Pemko Medan untuk tidak sesuka hati dalam bersikap kepada para pedagang.
Bahkan, ia juga meminta agar Pemko Medan segera menghentikan proses relokasi ke Pasar Induk Lau Cih.

“Pedagang tidak mau direlokasi, pedagang ingin ditata,”katanya.

Esterida Br Marpaung, Pedagang Ikan di Jalan Veteran mengungkapkan kisahnya yang selalu ketakutan ketika berjualan dalam kurun waktu satu tahun terakir. Karena, sewaktu berjualan dirinya selalu dihantui rasa takut.

Bahkan, wanita yang sudah 40 tahun berjualan di lokasi itu mengaku uangnya sempat dirampok atau dirampas oleh petugas Satpol PP. “Uang saya di dalam kantong plastikpun ikut diambil petugas,” ketusnya.

Proses penertiban selama ini, lanjut dia, juga sudah ditunggangi oleh oknum-oknum preman.

Padahal selama ini para pedagang sudah memberikan kontribusi atau membayar retribusi kepada pemerintah melalui preman pasar.

“Kalau dari dulu tidak resmi kenapa dikutipi uang,”urainya.

Pedagang Cabai, Agustina Br Sianipar menyampaikan keluhannya akibat penertiban yang dipaksakan oleh Satpol PP Medan.

“Anak saya tidak bisa lanjut kuliah, jangankan untuk bayar uang kuliah anak, untuk makan sehari-hari saja sudah susah. Tidak ada lagi ikan, tidak ada lagi susu, kami sekeluarga hanya bisa makan tahu tempe,”tuturnya sambil bercucuran air mata.

Pedagang Jeruk, Seiya Br Ginting mengatakan bahwa pihaknya sudah berinisiatif untuk pindah berjualan ke Olimpia.

“Sayangnya, petugas Satpol PP tetap melakukan pelarangan. Akibatnya, jeruk satu mobil yang berisikan 35 keranjang seberat 2 ton yang biasanya habis dalam satu hari, baru bisa terjual habis 5 hari, dan banyak jeruk yang sudah membusuk,” bebernya.

“Kalau begini ceritanya, pedagang siap tumpah darah. Matipun kami mau, asalkan memperjuankan kepentingan orang banyak,”timpal Ridwan Sitanggang, sesama pedagang jeruk.

Ridwan mengaku sudah berjualan di kawasan Sutomo sejak 1990. “Jadi kami tidak terima disebut pedagang musiman, kami ini pedagang asli, malah yang pindah ke Lau cih itu kebanyakan pedagang baru,”imbuhnya.

Anggota Komisi C DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan menyatakan keperihatinannya kepada para pedagang. Secara pribadi, ia sudah menyebut bahwa penertiban pedagang Sutomo harus segera dihentikan.

Komisi terkait, kata dia, masih belum menjadwalkan atau belum memberikan kepastian terkait keluhan para pedagang.

“Sewaktu pedagang berdemo,saya yang menerima langsung. Tapi masalah ini bukan di Komisi C, kita akan mendesak agar komisi terkait menjadwalkan dan memfasilitasi pertemuan pedagang dengan Pemko Medan,”ujar Politisi PDIP itu.(LMC-02)

Post Views: 104
Tags: Komnas HAM Lau Icih Pasar Sutomo pedagang sutrisno pangaribuan

Continue Reading

Previous: Sungai Deli Meluap, Air PDAM Tirtanadi Terganggu
Next: Fungsi Lapangan Merdeka Terus Diperdebatkan

Related Stories

Pemkab Simalungun adakan pasar murah jaga stabilitas harga pangan
1 min read
  • Medan
  • Peristiwa

Pemkab Simalungun adakan pasar murah jaga stabilitas harga pangan

9 September 2026
Perumda Tirtanadi Semarakkan HUT ke-121 dengan Beragam Perlombaan
3 min read
  • Medan

Perumda Tirtanadi Semarakkan HUT ke-121 dengan Beragam Perlombaan

8 September 2026
Pemberitaan Media Online Tak Berimbang, Wakil Ketua PWI Sumut Akan Lapor ke Dewan Pers dan Polda Sumut
2 min read
  • Medan

Pemberitaan Media Online Tak Berimbang, Wakil Ketua PWI Sumut Akan Lapor ke Dewan Pers dan Polda Sumut

1 September 2026

You may have missed

Dituding Selingkuh dan Viral di Medsos, Anggota Dewan Ini Membantah
1 min read
  • Sumut

Dituding Selingkuh dan Viral di Medsos, Anggota Dewan Ini Membantah

17 September 2026
Pemkab Simalungun selenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tapian Dolok
1 min read
  • Peristiwa

Pemkab Simalungun selenggarakan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tapian Dolok

15 September 2026
Pemkab Simalungun dan Pengadilan Agama Jalin Sinergi Pelayanan Publik Melalui MoU dan PKS
2 min read
  • Sumut

Pemkab Simalungun dan Pengadilan Agama Jalin Sinergi Pelayanan Publik Melalui MoU dan PKS

14 September 2026
BPBD Kabupaten Simalungun Turunkan Personel Bantu Cari Warga Yang Hilang di Sungai Lobang
1 min read
  • Sumut

BPBD Kabupaten Simalungun Turunkan Personel Bantu Cari Warga Yang Hilang di Sungai Lobang

13 September 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.