Kisaran, 8/3 (LintasMedan)- Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar kegiatan pesantren kilat Ramadhan Tingkat SMP 1447 H/2026 M, Sabtu,7/3 di SD Swasta Darussalam Islamic, Jl. Wahid Hasyim gang Doyok, Kelurahan Teladan, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan.
Hadir pada acara pembukaan, Bupati Asahan Bapak Taufik Zainal Abidin.S.Sos.M.Si.
Asisten I Bidang Pemerintahan Bapak M. Azmy Ismail, A.P., M.Si, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Asahan Musa Al Bakri, S.E., M.Si.
Pimpinan Ponpes Bina Ulama Kisaranz Dr. H. Ali Muammar Qadafi Siregar, S. Pdi, MM, tokoh agama dan masyarakat kabupaten Asahan.
Acara diawali dengan pembacaan Ayat Suci Al-Qur'an oleh Ananda Athifah Danish Mumtazah.
dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dalam sambutannya menyampaikan melalui pesantren kilat Ramadhan tingkat SMP se-kabupaten Asahan tahun 1447 H/2026 M diharap para generasi muda dapat dapat meningkatkan pemahaman agama memperbaiki akhlak serta menumbuhkan semangat disiplin dan tanggung jawab.
"Bulan suci Ramadan adalah momentum yang sangat tepat untuk memperkuat pendidikan karakter," katanya.
Ia juga mengajak para guru dan pembimbing untuk terus membimbing serta menjadi teladan bagi peserta didik meningkatkan 8 dimensi profil lulusan mencakup keimanan, Kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi melalui kegiatan kokurikuler, intrakurikuler, dan ekstrakurikuler, karena pendidikan karakter bukan hanya melalui materi, tetapi melalui contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari.
"Akhirnya Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim kegiatan pesantren kilat Ramadan tingkat SMP se-kabupaten Asahan tahun 1447H/2026 M, secara resmi saya nyatakan dibuka wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," ucap Bupati.
Dengan Kegiatan Pesantren Kilat ini, kata dia setidaknya dapat menumbuhkan 8 Karakter yang diantaranya, keimanan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi.
Kegiatan tersebut dirangkai penyematan tanda peserta secara simbolis dan penyerahan santunan kepada masyarakat kurang mampu. (LMC-02)