Plt Walikota Medan Akhyar Nasution (kiri) menempelkan stiker trayek angkutan kota di Terminal Terpadu Amplas Medan, Rabu (27/11). (Foto: LintasMedan/ist)
Plt Walikota Medan Akhyar Nasution (kiri) menempelkan stiker trayek angkutan kota di Terminal Terpadu Amplas Medan, Rabu (27/11). (Foto: LintasMedan/ist)
Medan, 27/11 (LintasMedan) – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) setempat mendistribusikan stiker trayek angkutan kota (angkot) guna memudahkan calon penumpang menjangkau tujuan yang diinginkan.
Pelaksana tugas (Plt) Walikota Medan Akhyar Nasution mengawali proses pemasangan secara simbolis dan pendistribusian stiker trayek kepada para sopir angkot di Terminal Terpadu Amplas Medan, Rabu (27/11).
“Pemasangan stiker trayek di setiap unit angkot dalam rangka meningkatkan pelayanan sekaligus memudahkan calon penumpang untuk memperoleh informasi menuju tempat tujuan,” kata Akhyar.
Melalui sistem pelayanan informasi trayek itu, lanjutnya, tidak ada yang dikorbankan karena pemilik ataupun sopir angkot dan penumpang sama-sama nyaman.
Selain itu, katanya, juga sebagai upaya mewujudkan Medan smart city dalam bidang transportasi sekaligus mempermudah petugas Dinas Perhubungan (Dishub) dalam menertibkan angkutan umum yang melakukan pelanggaran izin trayek.
Dengan demikian, pihaknya berharap pelayanan dan penataan sistem transportasi umum di Sumatera Utara khususnya Kota Medan akan lebih baik.
“Untuk itu, mari sama-sama kita memperbaiki citra angkot di Kota Medan,” ujarnya.
Lebih lanjut ia mengemukakan bahwa Pemko Medan akan melakukan sistem transformasi dalam bidang transportasi dengan sistem ‘by the service’.
Guna mewujudkan hal itu, kata dia, untuk tahap pertama akan diterapkan di lima koridor.
Melalui sistem ‘by the service’, sopir angkot tidak perlu merasa khawatir tidak mendapatkan penumpang karena ada atau tidak ada penumpang mereka tetap akan dibayar.
Selama ini, menurut dia, sopir angkot sering pusing karena penumpangnya sedikit, sehingga acapkali kebut-kebutan di jalan dan tidak peduli dengan yang lain sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan dan jatuhnya korban.
“Dengan sistem by the service, tidak ada yang dikorbankan karena pemilik ataupun supir angkot dan penumpang sama-sama nyaman,” paparnya.
Pada kesempatan itu, Akhyar juga mengajak para sopir dan pengelola armada angkutan umum agar ikut mendukung kebersihan dengan tidak membuang botol plastik minuman sekali pakai sembarangan.
Pihaknya mengajak seluruh sopir menggunakan tumbler atau botol tempat air.
Pembagian dan penempelan stiker trayek dilakukan Plt Walikota secara simbolis kepada angkutan umum KPUM Trayek 07, CV Medan Bus 135, Nasional 38, KPUM 64, Rahayu 113, Medan Bus 48, Mitra 30, Morina 81 dan Rahayu 57.
Kegiatan penempelan stiker trayek angkot tersebut turut disaksikan, antara lain Asisten Umum Setdako Medan Renward Parapat, Kadishub Kota Medan Iswar Lubis, Ketua DPC Organda Kota Medan Mont Gomery Munthe, Kadis Lingkungan Hidup Syarif Armasyah Lubis, Camat Medan Amplas Edi Mulia Matondang dan Kapolsekta Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi. (LMC-04)
