Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
Live
  • Home
  • Luar Negeri
  • Penghargaan HAM untuk Aung San Suu Kyi Dicabut
  • Luar Negeri

Penghargaan HAM untuk Aung San Suu Kyi Dicabut

Lintas Medan 9 Maret 2018 1 min read

Aung San Suu Kyi. (Foto: LintasMedan/dok)

Aung San Suu Kyi. (Foto: LintasMedan/dok)

Washington, AS, 9/3 (LintasMedan) – Gelar bergengsi di bidang penegakan hak asasi manusia (HAM) yang diberikan sebuah museum di Amerika Serikat bagi pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi, resmi dicabut.

Suu Kyi mendapatkan Elie Wiesel Award enam tahun lalu dari Holocaust Memorial Museum di Amerika atas ‘kepemimpinannya dan pengorbannya yang luar biasa dalam melawan tirani di Myanmar’, sebagaimana dilansir dari BBC Indonesia, Sabtu.

Penghargaan ini juga sebagai pengakuan atas berbagai upaya Suu Kyi dalam ‘mewujudkan kebebasan dan martabat rakyat Myanmar’.

Holocaust Memorial Museum berpandangan Suu Kyi ‘diam saja melihat genosida yang dilakukan oleh militer Myanmar terhadap warga minoritas Muslim Rohingya di Negara Bagian Rakhine’.

“Ketika militer menyerang Rohingya pada 2016 dan 2017, kami berharap Anda -yang kami anggap peduli dengan HAM- melakukan sesuatu untuk mengutuk dan menghentikan operasi militer yang dilakukan secara brutal serta mengeluarkan pernyataan solidaritas bagi warga Rohingya yang diserang,” demikian isi surat Holocaust Memorial Museum untuk Suu Kyi.

Selain itu, partai Liga Nasional untuk Demokrasi yang dipimpin Suu Kyi dianggap menolak bekerja sama dengan tim penyelidik PBB dan terus saja mengeluarkan retorika anti-Rohingya.

Partai tersebut juga dituding menghalangi wartawan yang ingin memberitakan pembunuhan besar-besaran dan eksodus warga Rohingya ke negara tetangga, Bangladesh.

Menanggapi keputusan Holocaust Memorial Museum mencabut gelar ‘pahlawan HAM’ untuk Suu Kyi, Kedutaan Besar Myanmar di Washington mengatakan bahwa ‘pencabutan penghargaan ini sangat disayangkan.

Pernyataan yang dikeluarkan Kedutaan Myanmar juga menyebut Holocaust Memorial Museum ‘diperalat oleh pihak-pihak yang gagal memahami situasi yang sebenarnya terjadi di Rakhine’. (LMC-03/BBC)

Post Views: 53
Tags: HAM penghargaan suu kyi untukdicabut

Continue Reading

Previous: Singapura Gelar Parade Chingay Semarakkan Imlek
Next: Pesawat Jatuh di Aljazair Tewaskan 250 Orang

Related Stories

Apresiasi Program Kesehatan dan Infrastruktur,Warga Langkat Deklarasi Dukung Bobby di Pilgub Sumut 2024
2 min read
  • Luar Negeri
  • Politik
  • Sumut

Apresiasi Program Kesehatan dan Infrastruktur,Warga Langkat Deklarasi Dukung Bobby di Pilgub Sumut 2024

2 Oktober 2024
Singapura Kampanyekan Destinasi Wisata Ramah Muslim
2 min read
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Medan

Singapura Kampanyekan Destinasi Wisata Ramah Muslim

28 Mei 2024
25 Tewas Setelah Ledakan Besar di Kuba
1 min read
  • Luar Negeri

25 Tewas Setelah Ledakan Besar di Kuba

7 Mei 2022

You may have missed

Digitalisasi Pasar Petisah, Wali Kota Medan Wujudkan Pasar Tradisional Lebih Modern
3 min read
  • Medan

Digitalisasi Pasar Petisah, Wali Kota Medan Wujudkan Pasar Tradisional Lebih Modern

25 Juni 2026
Wali Kota Medan Optimis Galeri Dekranasda Jadi Ekosistem Baru UMKM Unggulan Medan
2 min read
  • Medan

Wali Kota Medan Optimis Galeri Dekranasda Jadi Ekosistem Baru UMKM Unggulan Medan

25 Juni 2026
Dorong Peran Kampus, Pemko Medan Ajak Mahasiswa Jadi Garda Edukasi Lingkungan dan Antinarkoba
2 min read
  • Medan

Dorong Peran Kampus, Pemko Medan Ajak Mahasiswa Jadi Garda Edukasi Lingkungan dan Antinarkoba

24 Juni 2026
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
2 min read
  • Artikel
  • Sumut

Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan

23 Juni 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.