Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Sumut
  • Pengungsi Sinabung Terima Ikan Nila dari Aquafarm
  • Sumut

Pengungsi Sinabung Terima Ikan Nila dari Aquafarm

Lintas Medan 9 Oktober 2017 2 min read

Ilustrasi - Sejumlah warga menyaksikan erupsi dan luncuran awan panas dari puncak Gunung Sinabung. Fenomena alam ini kerap menyebabkan sejumlah desa tertutup debu vulkanik. (Foto: LintasMedan/ist)

Ilustrasi – Sejumlah warga menyaksikan erupsi dan luncuran awan panas yang keluar dari puncak Gunung Sinabung. Fenomena alam ini kerap menyebabkan sejumlah desa tertutup debu vulkanik. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 9/10 (LintasMedan) – PT Aquafarm Nusantara kembali melakukan langkah kemanusiaan dengan memberikan sumbangan berupa 300 kilogram ikan nila segar kepada pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung, di posko pengungsian Terung Paren, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo.

“Sumbangan ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada para pengungsi, terkait dampak dari musibah Gunung Sinabung yang hingga kini masih menyemburkan material vulkanik ketika erupsi,” kata pimpinan Public Relation dan CSR PT Aquafarm Nusantara, Afrizal, di Medan, Senin.

Disebutkannya, paket bantuan ikan nila tersebut diserahkan staf bagian CSR PT Aquafarm Nusantara Zulham Rusdi kepada Kepala Desa Mardinding, Jepri Sangapta Singarimbun, Kamis (5/10).

Pemberian bantuan tersebut sebagai bagian dari program coorporate social responsibility (CSR) PT Aquafarm Nusantara dalam memberikan pelayanan sosial bagi masyarakat, khususnya pengungsi Sinabung.

Terkait dengan pemberian bantuan tersebut, kata Afrizal, Kepala Desa Mardinding, Jepri Sangapta Singarimbun mengungkapkan rasa terima kasih kepada Aquafarm karena banyak pengungsi di posko tersebut sudah akhir-akhir ini sudah jarang mengkomnsumsi ikan segar maupun daging ayam.

Pada kesempatan itu, pihak PT Aquafarm juga sempat mendengar curahan hati para pengungsi yang umumnya merasa bosan berada di pengungsian dan ingin kembali ke kampung halaman mereka.

“Kami sangat rindu dengan kampung halaman, tetapi kami tidak bisa berbuat apa-apa karena Gunung Sinabung terus erupsi bahkan sampai hari ini,” kata Afrizal menirukan ucapan salah seorang pengungsi bernama Yeti Br.Sinulingga.

Afrizal menambahkan, para pengungsi tampaknya memahami bahwa keinginan itu sulit terwujud jika melihat realita aktivitas Gunung Sinabung yang masih terus mengalami erupsi dan tidak diketahui kapan berakhir.

Jumlah warga yang masih berada di posko pengungsian Desa Mardinding saat ini dilaporkan sebanyak 273 kepala keluarga yang seluruhnya berasal dari Desa Mardinding yang berlokasi sekitar tiga kilometer dari puncak Sinabung.

Menurut Kepala Desa Mardinding, Jepri Sangapta Singarimbun, seluruh warga di desanya harus rela meninggalkan kampung halaman mereka dan selanjutnya bersedia direlokasi ke wilayah yang dianggap aman dari dampak erupsi Sinabung.

“Desa Mardinding masuk salah satu zona merah erupsi Gunung Sinabung, sehingga warga setempat memang terpaksa harus direlokasi,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengigatkan kepada masyarakat dan pengunjung untuk tidak memasuki area berbahaya yang dikategorikan sebagai “zona merah” di sekitar Gunung Sinabung.

PVMBG merekomendasikan masyarakat zona merah berada dalam radius 3 km dari puncak, dan dalam jarak 7 km untuk sektor Selatan-Tenggara, jarak 6 km untuk sektor Tenggara-Timur, serta jarak 4 km untuk sektor Utara-Timur Gunung Sinabung.

Selain itu, masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung juga diminta agar tetap waspada terhadap ancaman bahaya lahar. (LMC-02)

Post Views: 132
Tags: aquafarm ikan nila nusantara pengungsi sinabung Terima

Continue Reading

Previous: Aquafarm-Warga Samosir Reboisasi Lahan Kritis
Next: Jafpa Diminta Jaga Kualitas Air Danau Toba

Related Stories

‘Ade Peluk Ayah,’ Pelukan Kecil yang Menguatkan Warga Binaan
1 min read
  • Sumut

‘Ade Peluk Ayah,’ Pelukan Kecil yang Menguatkan Warga Binaan

10 September 2026
Warga dan Petani Tinggi Raja Minta HMTN Merah Putih Kawal Pengembalian Lahan 415 HA
2 min read
  • Asahan
  • Sumut

Warga dan Petani Tinggi Raja Minta HMTN Merah Putih Kawal Pengembalian Lahan 415 HA

9 September 2026
BPBD Madina Gelar Pelatihan Tanggap Bencana di MTSN 5 Muara Sipongi
1 min read
  • Sumut

BPBD Madina Gelar Pelatihan Tanggap Bencana di MTSN 5 Muara Sipongi

7 September 2026

You may have missed

Pemkab Tulang Bawang Raih Apresiasi Daerah Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
2 min read
  • Advetorial
  • Artikel
  • Nasional

Pemkab Tulang Bawang Raih Apresiasi Daerah Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi

10 September 2026
‘Ade Peluk Ayah,’ Pelukan Kecil yang Menguatkan Warga Binaan
1 min read
  • Sumut

‘Ade Peluk Ayah,’ Pelukan Kecil yang Menguatkan Warga Binaan

10 September 2026
Warga dan Petani Tinggi Raja Minta HMTN Merah Putih Kawal Pengembalian Lahan 415 HA
2 min read
  • Asahan
  • Sumut

Warga dan Petani Tinggi Raja Minta HMTN Merah Putih Kawal Pengembalian Lahan 415 HA

9 September 2026
Perumda Tirtanadi Semarakkan HUT ke-121 dengan Beragam Perlombaan
3 min read
  • Medan

Perumda Tirtanadi Semarakkan HUT ke-121 dengan Beragam Perlombaan

8 September 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.