Indah Dwi Kumala (Foto:LintasMedan/Irma)
Medan, 6/2 (LintasMedan) – Selalu tampil modis, gaya dan bahkan aktif bermedia sosial, tidak membuat Indah Dwi Kumala lantas melupakan kodrat sebagai seorang ibu rumah tangga.
Sebagai orangtua tunggal (single parent) dan di tengah kesibukan bekerja di kantor, ia juga tetaplah ibu yang diharuskan sibuk mengurus rumah dan 3 buah hatinya.
Setiap pagi hari atau sebelum berangkat bekerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Sumut ini, tetap menjalani rutinas menyiapkan keperluan sang anak yang akan berangkat ke sekolah.
“Nikmat menjadi seorang ibu itu, karena kesibukan mengurus anak-anak,” ucapnya tersenyum.
Begitupun mantan Kepala Bagian Humas di Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai yang kini pegawai Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Sumut masih sempat bergaya modis, menghias rumah, termasuk mengurus beragam tanaman.
Indah berprinsip, hidup itu harus selalu dinikmati agar semua aktivitas yang dilakukan tidak membuat tubuh lelah.
“Kalau sudah merasa lelah, akhirnya hanya bisa membuat kita berkeluh kesah,” ucapnya, baru-baru ini.
Untuk itu wanita 53 tahun ini selalu memegang prinsip hidup harus dinikmati.
Indah kerap mengabadikan setiap peristiwa saat dia sedang berlibur, bahkan saat tengah bertugas di luar kota.
Menurutnya menikmati hidup akan selalu membuat bahagia bahkan bisa bikin awet muda dan tetap semangat.
Prinsip itu pula yang membuatnya sukses mendidik ketiga buah hatinya.
Putri pertamanya kini sedang melanjutkan program pendidikan S-3 di Austrailia. Sedangkan putranya menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian Univestitas Sumatera Utara.
“Yang nomor dua ini laki-laki, rajin nemanin saya kemanapun termasuk belanja. Saat ini sedang nyusun skripsi,” kata Indah bangga.
Sementara putri bungsunya masih menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran gigi USU.
Meski ketiga anaknya telah memasuki usia dewasa, Indah mengatakan komunikasi tetap terjaga sebagaimana biasa.
“Semua kan sudah dipermudah dengan tehnologi digital. Begitu juga komunikasi dengan anak saya termasuk yang di Australia, kami tetap rutin saling berkabar,” ucap alumni FISIP USU ini.
Indah mengaku, kerap memberi kebebasan kepada anak-anaknya sejak kecil, karena menurutnya kebebasan itu juga penting agar anak bisa mandiri dan tidak cengeng.
“Tapi sampai sekarangpun mereka masih terus saya pantau dan senantiasa diingatkan,’katanya.
Momen kebersamaan keluarga kecilnya ini selalu terjadwal, misalnya dengan makan malam di luar rumah atau sekedar nonton bareng. (LMC-02)
