Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Bisnis
  • Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sumut Jajaki Tehnologi LTI
  • Bisnis

Tingkatkan Produksi Pertanian, Pemprov Sumut Jajaki Tehnologi LTI

Lintas Medan 19 Mei 2021 2 min read

????????????????????????????????????

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi didampingi Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah memimpin rapat koordinasi terkait pertanian dan produksi kebutuhan pangan strategis  di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman Medan, Rabu (19/5).(Foto:LintasMedan/ist)

Medan, 19/5 (LintasMedan) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya meningkatkan produksi pertanian di daerah ini, antara lain dengan menjajaki pemanfaatan teknologi pertanian presisi dari perusahaan Lead Tech International (LTI). Pertanian presisi merupakan sistem pertanian yang mengoptimalkan sumber daya untuk hasil yang maksimal.

Pertanian presisi (precision agriculture) merupakan sistem pertanian modern yang mengaplikasikan penggunaan sensor di lahan pertanian dan penyediaan ruang kontrol (control room). Dengan teknologi ini memungkinkan untuk memantau kebutuhan dan pertumbuhan tanaman secara terukur dan otomatis.

Teknologi ini diklaim akan meningkatkan produktivitas tanaman hingga 300%. Menghemat konsumsi air hingga 50%, serta menghemat pupuk sampai 70 %, jika dibandingkan dengan metode konvensional. Sistem ini juga dapat diterapkan pada semua jenis lahan, cuaca, dan semua dataran.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi tertarik untuk melakukan uji coba terhadap sistem ini. Jika cocok, maka akan digunakan dalam upaya meningkatkan produksi pertanian di Sumut.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat memimpin rapat dengan PT Buana Selaras Investment dan pihak terkait mengenai sistem pertanian presisi di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Rabu (19/5). “Salah satu visi kami adalah pertanian, ini yang harus kita galakkan, inovasi dan kreativitas, kita akan uji coba dulu,” katanya.

Gubernur memaparkan kondisi produksi pertanian di Sumut. Untuk komoditas seperti cabai merah, beras, cabai rawit surplus. Sementara produksi bawang merah baru mampu memenuhi sekitar 60,07% kebutuhan masyarakat, dan bawang putih 5,1%.

“Kondisi tersebut perlu dibenahi. Sehingga seluruh komoditas pertanian kita bisa surplus,” ujar Edy Rahmayadi.

Jika seluruh komoditas pertanian Sumut surplus, kata Edy, maka bisa mencukupi kebutuhan Pulau Sumatera. Penghasilan Asli Daerah (PAD) Sumut juga meningkat. Untuk itu, diharapkan teknologi pertanian tersebut dapat meningkatkan produksi pertanian di Sumut.

Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah para kesempatan itu, juga tertarik dengan penggunaan sistem tersebut. Selain efisiensi modal pertanian, hasilnya juga maksimal. Ia mengharapkan jika sistem ini digunakan akan dapat menyejahterakan masyarakat Sumut.

Sementara itu, Direktur Utama PT Buwana Selaras Investment Wijayanto selaku pemegang lisensi sistem LTI memaparkan berbagai keunggulan sistem tersebut. Di antaranya produktivitas tanaman pertanian jauh lebih tinggi dibanding metode lain. Ia mencontohkan untuk tanaman jagung dalam satu hektare (ha) lahan bisa menghasilkan 27 ton/ha. Berbeda dengan metode konvensional yang hanya mampu menghasilkan sembilan ton/ha.

Sistem LTI menggunakan protokol tanaman padat. Dengan metode ini, sumber daya yang digunakan seperti air akan lebih hemat. Selain itu, siklus pertumbuhan bisa lebih singkat. “Jagung bisa dipanen dalam rentang waktu 2,5 bulan beda dengan metode konvensional yang panen dalam 3 sampai 4 bulan,” papar Wijayanto.(LMC-02)

Post Views: 108

Continue Reading

Previous: Beberapa Bidang ini Menggugah Minat Belanda Kerja Sama dengan Sumut
Next: Regal Springs Ambil Sampel Berkala Pemantauan Lingkungan di Fasilitas Pabrik Pengolahan Medan dan Budidaya Danau Toba

Related Stories

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor
2 min read
  • Bisnis

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor

18 Agustus 2026
Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%
1 min read
  • Bisnis

Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%

12 Agustus 2026
Andry Mahyar: Minyak Itu Resmi Bersumber dari PT Pertamina Patra Niaga
1 min read
  • Bisnis
  • Headline

Andry Mahyar: Minyak Itu Resmi Bersumber dari PT Pertamina Patra Niaga

6 Agustus 2026

You may have missed

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor
2 min read
  • Bisnis

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor

18 Agustus 2026
Mengenal Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STISA ABM)
1 min read
  • Medan

Mengenal Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STISA ABM)

14 Agustus 2026
Pasca Ungkap 14 Kasus Narkotika Kapolres Madina Sebut 97.423 Jiwa Terselamatkan
1 min read
  • Sumut

Pasca Ungkap 14 Kasus Narkotika Kapolres Madina Sebut 97.423 Jiwa Terselamatkan

13 Agustus 2026
Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%
1 min read
  • Bisnis

Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%

12 Agustus 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.