
Medan, 13/4 (LintasMedan) – PDAM Tirtanadi berjanji untuk terus membenahi distribusi air kepada pelanggan dengan kualitas terbaik.
“Kita akui jika selama ini PDAM Tirtanadi belum memberi pelayanan maksimal. Akibat selama empat tahun perusahaan ini tidak melakukan penyesuaian tarif,” kata Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi Heri Batanghari Nasution saat melakukan sosialisasi penyesuaia tarif air PDAM Tirtanadi di Kantir Camat Medan Timur, Rabu.
Akibatnya, kata Heri pembangunan sarana dan prasarana pengolahan serta pendistribusian air kepada pelanggan menjadi lamban. Begitu juga pembangunan instalasi pengolahan air, penggantian pompa air dan jaringan pipa dan lainnya.
Dia mengatakan bahwa penyesuaian tarif bukanlah sikap sepihak PDAM namun karena memang perusahaan harus berbenah untuk menyediakan air dengan kualitas baik kepada masyarakat.
Camat Medan Timur, Parulian Pasaribu berharap paska penyesuaian tarif jangan lagi ada keluhan dari masyarakat seputar air bersih.
“Inikan namanya saling kerjasama, bantu-membantu. Sehingga PDAM ke depan semakin bagus, dan air yang dialiri ke masyarakat juga semakin bersih dan tidak ada mati-mati lagi. Inilah harapan kita,” katanya.
Akademisi dari Universitas Sumatera Utara (USU) Faisal Riza mengaku awalnya tidak setuju atas kebijakan PDAM Tirtanadi menaikkan tarif air, namun setelah melakukan kajian secara yuridis dan empiris, ia akhirnya menyetujui kebijakan yang memang harus dilakukan itu.
“Dengan adanya kenaikan tarif maka pelayanan yang diberikan PDAM juga harus lebih baik dari sebelumnya,” katanya.
Turut Hadir dalam kesempatan itu Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Abu Bakar Siddiq, Lurah se-Kecamatan Medan Timur, Tokoh Masyarakat Medan Timur, serta undangan lainnya.(LMC-02)
