Walikota Medan, Bobby Nasution memberi semangat kepada seorang siswa pada kegiatan vaksinasi Covid-19 di sekolah.
Medan, 16/2 (LintasMedan) – Pemerintah Kota Medan kembali menutup sistim pembelajaran tatap muka bagi para siswa, akibat peningkatan kasus Covid-19.Walikota Medan Bobby Nasution mengatakan, saat ini ada 19 sekola yang terpapar virus berbahaya itu, sehingga kembali dilakukan pembelajaran secara virtual dari rumah, dalam kurun waktu dua minggu.
“Pemko Medan telah melakukan deteksi serta melakukan tracing siapa-siapa yang terpapar, dimana tempat tinggalnya serta berapa usianya. Ketika terdeteksi usia sekolah, kita langsung tracing ke sekolahnya,” ucap Bobby didampingi Kadis Pendidikan Kota Medan Laksamana Putra Siregar dan Kadis Kesehatan Taufik Ririansyah, Rabu (16/2) saat meninjau vaksinasi di sejumlah sekolah dasar di Medan.
Pihaknya, kata dia langsung menjemput bola dan menghubungi pihak sekolah untuk dilakukan tracing.
“Saat ini ada sekitar 19 sekolah yang ditutup sementara akibat penularan Covid-19. Dari 19 sekolah tersebut, sebagian anak-anak yang terpapar dan sebagian lagi jajaran sekolah,” katanya.
Peningkatan kasus Covid-19 membawa Kota Medan kembali masuk Level III Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Pemko Medan, kata Bobby terus gencar melakukan vaksinasi guna percepatan terwujudnya herd immunity, khususnya pada anak usia 6 – 11 tahun.
Terkait itu Wali Kota Medan Bobby Nasution mengimbau orang tua untuk membawa anaknya vaksinasi agar terhindar dari penyebaran Covid-19.
“Dampak vaksinasi ini cukup besar agar kita terhindar dari penyebaran Covid-19. Apalagi saat ini Covid-19 sudah masuk ke sekolah-sekolah. Saat ini ada 19 sekolah yang sudah terpapar Covid-19, sehingga dilakukan pembelajaran jarak jauh selama dua minggu kedepan,” kata Bobby saat meninjau vaksinasi di SD Negeri 060898, SD Negeri 060905, SD Negeri 067092 dan SD Negeri 060788 Jalan Katamso Gang Balai Desa.
Pemko Medan akan terus meningkatkan pelaksanaan vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun. Hingga 16 Februari, jelas Bobby, capaian vaksinasi anak dosis pertama sudah mencapai 54,30 persen dan dosis kedua 11,36 persen
“Hari ini pelaksanaan vaksinasi anak bervariasi, ada yang dosis satu dan dosis kedua. Penyebaran Covid kali ini sudah masuk ke anak anak dan mulai merambah ke sekolah. Oleh karenanya kami minta kepada orang tua murid untuk mengajak anaknya vaksinasi. Sebab, vaksinasi ini dilakukan secara aman, baik dan tertib di sekolah masing-masing,” imbaunya.(LMC-02)
