Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Sumut
  • Pemerintah Tak Siap, Danau Toba Gagal Masuk GGN
  • Sumut

Pemerintah Tak Siap, Danau Toba Gagal Masuk GGN

Lintas Medan 30 September 2015 2 min read

Danau TobMedan, 30/9 (LintasMedan) – Ketidaksiapan pemerintah daerah dianggap sebagai faktor utama gagalnya Kaldera Toba masuk dalam jaringan taman dunia atau Global Geopark Network (GGN) UNESCO.

Pemerintah pusat, provinsi dan 7 kabupaten di kawaan Danau Toba masih pasif menyiapkan aspek penilaian.

“Yang dilakukan pemerintah masih terlalu sederhana dan pasif menyiapkan berbagai aspek yang dinilai oleh tim penilai,” kata Anggota DPRD Sumut, Sutrisno Pangaribuan, Rabu, menyikapi gagalnya Kaldera Toba masuk dalam jaringan taman dunia yang dikelola Badan PBB.

Ada beberapa aspek penilaian yang dilakukan terkait ukuran dan lokasi, manajemen dan keterlibatan masyarakat, pendidikan, pengembangan ekonomi, perlindungan dan konservasi. Aspek itu dinilai dari fakta – fakta yang ada di masyarakat – lapangan.

“Penilaian itu bottom-up (dari bawah ke atas, red). Tapi yang kita lihat justru persiapan pemerintah itu top – down (dari atas ke bawah, red),” katanya.

Menurut politisi PDIP ini, kampanye Kaldera Toba selama ini lebih banyak ke luar.

Padahal seharusnya melakukan sosialisasi ke masyarakat, sehingga masyarakat tahu akan adanya persiapan usulan GGN dan berbagai manfaat jika ditetapkan sebagai taman kaldera internasional.

“Masyarakat tak pernah tahu antara Danau Toba biasa dan Danau Toba yang masuk GNN. Apa manfaatnya bagi masyarakat. Kalau mereka (masyarakat, red) tahu, pasti mendukung,” katanya.

Survei tim penilai ke masyarakat untuk mengetahui bagaimana manajemen pemerintah dan keterlibatan masyarakat. Kemudian mengenai pendidikan masyarakat dan pembangunan ekonomi di wilayah Kaldera Toba. Penilaian ini sangat berkaitan dengan keberlanjutan konservasi alam.

Sutrisno juga menilai dukungan pemerintah belum penuh, terlihat dari kesiapan anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 7 kabupaten, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Samosir, Dairi, Karo, Simalungun dan Toba Samosir.

“Apakah ada dana disiapkan untuk program ini. Bagaimana dengan Provinsi (Sumut, red),” katanya.

Apalagi, sebut dia jika sudah masuk ke jaringan taman internasional, tentunya akan disertai dengan pembangunan berbagai faasilitas dan infrastruktur.

Secara terpisah, Anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan Siantar Simalungun Richard P Sidabutar mengatakan, kegagalan ini harus menjadi perhatian serius dari pemerintah.

“Ini menunjukkan kurang sinerginya Pemprovsu dengan 7 kabupaten sekitar Danau Toba dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.(LMC-02)

Post Views: 148
Tags: danau toba gagal Geopark GGN Global Geopark Network masuk

Continue Reading

Previous: Pemkab Sergai Bangun Tembok di Lahan Milik Orang
Next: Danau Toba Anugerah Penyambung Hidup Petani Bawang

Related Stories

Sinergi Penegakan Hukum, Kalapas Panyabungan Hadiri Gerakan Anti Narkoba dan Forum CJS
1 min read
  • Sumut

Sinergi Penegakan Hukum, Kalapas Panyabungan Hadiri Gerakan Anti Narkoba dan Forum CJS

23 Oktober 2026
BAZNAS Salurkan Bantuan Pendidikan Tahap II untuk 20 Mahasiswa STAIN Madina
1 min read
  • Sumut

BAZNAS Salurkan Bantuan Pendidikan Tahap II untuk 20 Mahasiswa STAIN Madina

23 Oktober 2026
BAZNAS Madina dan HMI MPO Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Korban Kebakaran Pangabungan Tonga
1 min read
  • Sumut

BAZNAS Madina dan HMI MPO Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Korban Kebakaran Pangabungan Tonga

22 Oktober 2026

You may have missed

Sinergi Penegakan Hukum, Kalapas Panyabungan Hadiri Gerakan Anti Narkoba dan Forum CJS
1 min read
  • Sumut

Sinergi Penegakan Hukum, Kalapas Panyabungan Hadiri Gerakan Anti Narkoba dan Forum CJS

23 Oktober 2026
BAZNAS Salurkan Bantuan Pendidikan Tahap II untuk 20 Mahasiswa STAIN Madina
1 min read
  • Sumut

BAZNAS Salurkan Bantuan Pendidikan Tahap II untuk 20 Mahasiswa STAIN Madina

23 Oktober 2026
BAZNAS Madina dan HMI MPO Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Korban Kebakaran Pangabungan Tonga
1 min read
  • Sumut

BAZNAS Madina dan HMI MPO Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Korban Kebakaran Pangabungan Tonga

22 Oktober 2026
Usai Hari Santri, Kalapas Bahtiar Hadiri Pemusnahan BB 50 Perkara di Kejari Madina
1 min read
  • Sumut

Usai Hari Santri, Kalapas Bahtiar Hadiri Pemusnahan BB 50 Perkara di Kejari Madina

22 Oktober 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.