Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution (kiri) menyampaikan arahan saat memimpin apel pagi di halaman kantor Dinas Perhubungan Kota Medan, Jumat (2/6). (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 2/6 (LintasMedan) – Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution meminta jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) memaksimalkan kinerja, termasuk yang berorientasi pada pelayanan publik.
Akhyar menekankan hal itu saat menyampaikan arahan pada apel pagi yang diikuti segenap aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pehubungan dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, Jumat.
Pada kesempatan itu, ia juga menginstruksikan Dishub Kota Medan agar memperhatikan kondisi seluruh perangkat lampu pengatur lalu lintas atau traffic light yang tersebar di sejumlah titik di ibu kota Provinsi Sumatera Utara tersebut.
Sebab, berdasarjkan pengamatan Akhyar, masih banyak traffic light yang tidak berfungsi secara baik, sehingga membahayakan masyarakat pengguna jalan raya.
“Tadi malam saya melewati simpang Jalan Glugur sekitar pukul 22.00 WIB, tracffic light di sana penunjukkan lampu hijau dan merah hidup bersamaan. Kondisi ini tentunya akan membingungkan pengendara kenderaan bermotor yang melintas. Saya minta hal ini menjadi perhatian Dinas Perhubungan,” ujarnya.
Khusus kepada jajaran Dinas PU Kota Medan, Akhyar mengingatkan agar ASN di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tersebut harus segera mengubah mengubah sistem kerja,
Sejak beberapa pekan terakhir, kata Wakil Walikota, intensitas hujan di Medan cukup tinggi sehingga mengakibatkan sejumlah titik masih digenangi air.
Pemicunya, selain drainase yang bermasalah, saluran inlet juga tersumbat sehingga air tidak mengalir dengan sempurna ke dalam parit sehingga menggenangi jalan.
“Untuk itu saya minta kepada jajaran Dinas PU agar turun ke lapangan, guna memperhatikan apa yang menjadi penyebab terjadinya genangan air di sejumlah titik setiap kali hujan deras turun Jika penyebabnya akibat saluran inlet yang tersumbat, segera diatasi,” ucapnya.
Dia juga minta Dinas PU Kota Medan mengatasi kondisi badan jalan di sebagian Jalan Bambu yang kondisinya rusak parah dan bergelombang sehingga mengurangi kenyamanan sekaligus membahayakan para pengendara kenderaan bermotor yang melintasi jalan tersebut.
“Pemko Medan tahun ini memfokuskan pembangunan infrastruktur, terutama jalan. Oleh karenanya beberapa titik jalan yang rusak dan statusnya merupakan jalan kota harus menjadi perhatian Dinas PU untuk segera diperbaiki,” katanya. (LMC-03)
