
Medan, 4/6 (LintasMedan) – Anggota DPRD Medan, Godfried Effendi Lubis minta Pemko Medan menyikapi keluhan masyarakat Jaring II Mawar, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan terkait persoalan lahan kuburan bagi umat Kristen di wilayah itu.
Meskipun kata Godfried telah ada pekuburan Kristen di Simalingkar B dan Tanjung Selamat, namun lokasinya sangat jauh untuk masyarakat yang tinggal di kawasan Medan Timur, Selatan, Utara dan Barat.
Sementara, berdasarkan RTRW Kota Medan, tidak dimungkinkan pekuburan dibuat dekat pemukiman warga.
“Pemko Medan perlu memikirkan bagaimana caranya agar keluhan warga kota ini bisa teratasi,” ujarnya Senin (4/6).
Pemko Medan, kata dia perlu melirik dan menjalin kerjasama dengan pihak PTPN yang ada di perbatasan Kota Medan untuk mendapatkan lahan yang akan dibuat pemakaman.
Politisi Gerindra ini menyebutkan, sepanjang Jalan Tol Belmera banyak lahan kosong yang tidak ada perumahan warga karena memang ada aturan tidak boleh ada pemakaman baru di areal pemukiman warga.
“Beberapa meter dari Jalan Tol tidak bisa digunakan untuk pemukiman warga. Sehingga lokasi itu bisa dilirik Pemko Medan untuk dijadikan lokasi pekuburan,” katanya.
Setidaknya, sebut dia lokasi pekuburan bisa untuk lima kecamatan di Kota Medan.
Hal senada juga disampaikan anggota DPRD Medan lainnya, Daniel Pinem.
Pemko Medan, sebutnya bisa melakukan kerjasama dengan Pemkab Deliserdang yang wilayaknya berbatasan.
“Memang kalau dicari lahan di Kota Medan apalagi luasnya tidak kurang dari 10 hektar, pasti sulit. Setidaknya harus ada kerjasama dengan Pemkab Deliserdang,” katanya.(LMC-03)
