Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Headline
  • DPRD : Soal Uang Ketok, Erry Jangan Contohkan Istrinya
  • Headline

DPRD : Soal Uang Ketok, Erry Jangan Contohkan Istrinya

Lintas Medan 26 Mei 2016 2 min read

Ilustrasi

Ilustrasi
Ilustrasi

Medan, 26/5 (LintasMedan) – Pernyataan gubernur definitif Tengku Erry Nuradi soal ‘uang ketok’ memicu emosi kalangan anggota DPRD Sumut.

Pernyataan yang dia cetuskan usaidilantik Presiden Joko Widodo itu, dianggap telah mendiskreditkan dan menuding lembaga legislatif seolah-olah kerap menerima ‘suap’ dalam setiap pengambilan keputusan.

“Gubernur Sumut Tengku Erry jangan mencontohkan seluruh dewan seolah-olah sama dengan pengalaman istrinya yang telah mengembalikan uang ketok ke KPK,” tegas anggota Fraksi Golkar DPRD Sumut Leonard Samosir, Kamis.

Anggota Komisi D ini juga mengingatkan Tengku Erry agar jangan membuat kegaduhan politik antar legislatif dan eksekutif, namun lebih baik membangun komunikasi yang intens dengan semua dalam menjalankan roda pemerintahan di Sumut.

Sebelumnya Erry mengeluarkan pernyataan untuk fokus melakukan lima target pembenahan tatakelola pemerintahan.

Dia mengatakan ingin mengubah kebiasaan buruk selama ini termasuk tidak lagi mengadakan ‘uang ketok’ untuk setiap pengambilan keputusan di DPRD Sumut.

“Jadi nanti tidak ada lagi uang ketok kita akan melakukan revolusi mental,” kata Erry saat memaparkan lima targetnya itu.

Anggota Fraksi PDIP, Baskami Ginting menegaskan tidak ada tradisi ‘uang ketok’ dalam setiap pengambilan keputusan.

“Jadi bukan legislatif yang harus disoroti karena lembaga ini hanya melakukan pengawasan. Dugaan korupsi itu di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebagai pihak pengguna anggaran,” tuding Baskami.

Selanjutnya Anggota DPRDSU dari Fraksi Partai Golkar lainnya, HM Hanafiah Harahap juga setuju uang ketok tidak diperbolehkan.

“Namun perlu disadari oleh aparat Pemprov Sumut yang dipimpin Tengku Erry, jangan hanya menyoroti uang ketok sementara lelang pekerjaaan penjabaran APBD 2016 yang seharusnya terbuka jangan pula nanti belum dilelang tapi sudah ada pemenangnya,” tegas Hanafiah.

Untuk itu, legislatif juga mendesak KPK untuk ikut mengawasi langsung lelang pekerjaaan APBD 2016.

“Sufervisi KPK menurut Hanafiah penting namun justru lebih mendesak adalah pengawasan langsung atas lelang pekerjaaan sebagai wujud pencegahan kolusi dan korupsi.

Hanafiah juga mengingatkan Pemprov Sumut untuk tidak menjadikan sufervisi KPK hanya menjadi tameng dan kembali meminta KPK untuk turun langsung membedah peruntukkan dan aplikasi anggaran tersebut.

“Kita mendesak KPK untuk mencegah korupsi APBD 2016.Kita tidak mau anggaran menjadi bancaaan, dicuri sendiri tapi menuduh pihak lain,” cetusnya.(LMC-02)

Post Views: 110
Tags: revolusi mental Tengku Erry Nuradi uang ketok

Continue Reading

Previous: Pedagang Pasar Sutomo Laporkan Pemko Medan ke Komnas HAM
Next: DPRD : Janji PLN Sulit Dipercaya

Related Stories

Rakorwal GTRA 2026: Pemkab Simalungun Tegaskan Reforma Agraria Bukan Sekadar Seremonial
2 min read
  • Headline
  • Sumut

Rakorwal GTRA 2026: Pemkab Simalungun Tegaskan Reforma Agraria Bukan Sekadar Seremonial

22 September 2026
Jembatan Perintis Mangga Diresmikan, Rico Waas Tekankan Manfaat bagi Mobilitas Warga
1 min read
  • Headline
  • Medan

Jembatan Perintis Mangga Diresmikan, Rico Waas Tekankan Manfaat bagi Mobilitas Warga

15 September 2026
Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI, Dorong Kolaborasi Program Kepemudaan
2 min read
  • Asahan
  • Headline
  • Sumut

Bupati Asahan Terima Audiensi GMKI, Dorong Kolaborasi Program Kepemudaan

14 September 2026

You may have missed

Lapas Panyabungan Perkuat Pembinaan Kepribadian Warga Binaan Lewat Ibadah
1 min read
  • Sumut

Lapas Panyabungan Perkuat Pembinaan Kepribadian Warga Binaan Lewat Ibadah

28 September 2026
Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal
2 min read
  • Medan

Turun Langsung di Tengah Hujan, Rico Waas Pastikan Pengerjaan Drainase Gaperta Berjalan Optimal

25 September 2026
Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik
1 min read
  • Medan

Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik

24 September 2026
Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka
2 min read
  • Medan

Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu, Pelayanan Kesehatan Wajib Ikut Meningka

24 September 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.