Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Bisnis
  • Dunia di Ambang Resesi Ekonomi
  • Bisnis

Dunia di Ambang Resesi Ekonomi

Lintas Medan 21 Januari 2016 2 min read

Ilustrasi - Bursa saham. (Foto: LintasMedan/ist)

Ilustrasi - Bursa saham. (Foto: LintasMedan/ist)
Ilustrasi – Bursa saham. (Foto: LintasMedan/ist)

Jakarta, 21/1 (LintasMedan) – Ekonomi global dunia saat ini mengalami krisis yang cukup serius dan dampak buruk dari resisi ekonomi dunia itu terlihat di sejumlah negara, mulai dari negara maju seperti Amerika Serikat, Eropa, China, Rusia, sampai negara berkembang seperti Indonesia.

Menurut pengamat ekonomi Adrian Panggabean, di Jakarta, Kamis, tanda-tanda resesi sudah terlihat sejak tahun 2015.

Salah satu indikasinya, menurut dia, ditandai dengan penurunan kinerja transaksi perdagangan internasional serta pelambatan pertumbuhan ekonomi sejumlah negara penggerak ekonomi dunia seperti China, Brasil, Rusia dan India.

Pengaruh buruk resisi ekonomi itu terlihat jelas pada penurunan harga bahan bakar industri, seperti minyak mentah dunia dan batubara, bahan baku industri seperti karet alam, PHK di mana-mana, tingkat pendapatan masyarakat menurun dan harga kebutuhan pokok yang meningkat.

Mantan Menteri Keuangan Indonesia Muhammad Chatib Basri, menyarankan supaya pemerintah memperkuat ekonomi domestik dan menjaga daya beli.
“Caranya adalah dengan menjaga inflasi dan kembali memangkas bunga bank,” kata dia.

Sementara itu, lembaga keuangan raksasa dari Amerika Serikat (AS), Morgan Stanley, merilis angka kenaikan probabilitas resesi global ke level 20 persen.

Resesi global akan terjadi jika pertumbuhan ekonomi global di bawah 2,5 persen.

“Angka 2,5 persen menjadi area berbahaya. Secara historis, produk domestik bruto per kapita akan negatif,” kata Elfa Bartsch, Wakil Kepala Ekonom Global Morgan Stanley, seperti dilansir Reuters, Rabu (20/1).
Morgan Stanley menyebutkan sejumlah faktor pemicu resesi, diantaranya pelemahan konsumsi AS dan Jepang akibat jatuhnya harga minyak dan harga komoditas, serta tekanan hebat terhadap ekonomi China akibat arus modal keluar dari negara itu.

Sebagaimana diinformasikan, International Monetary Fund (IMF) kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia. Proyeksi IMF, tahun ini ekonomi dunia hanya tumbuh 3,4 persen, turun dari proyeksi sebelumnya sebesar 3,6 persen.

Tahun 2017, IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi menjadi 3,6 persen dari sebelumnya 3,8 persen.

IMF memberi catatan khusus bagi ekonomi Rusia dan Brasil. Ekonomi dua negara itu berpeluang minus, terburuk dalam beberapa dekade terakhir. (LMC-01/Rtrs)

Post Views: 90
Tags: di ambang dunia ekonomi resesi

Continue Reading

Previous: Rupiah Menguat Tipis jadi Rp13.836
Next: Inflasi Sibolga Tertinggi di Sumatera

Related Stories

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor
2 min read
  • Bisnis

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor

18 Agustus 2026
Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%
1 min read
  • Bisnis

Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%

12 Agustus 2026
Andry Mahyar: Minyak Itu Resmi Bersumber dari PT Pertamina Patra Niaga
1 min read
  • Bisnis
  • Headline

Andry Mahyar: Minyak Itu Resmi Bersumber dari PT Pertamina Patra Niaga

6 Agustus 2026

You may have missed

Harun Ridwan Nasution, Ketua KONI Madina periode 2026-2030
1 min read
  • Sumut

Harun Ridwan Nasution, Ketua KONI Madina periode 2026-2030

2 September 2026
Ketua Satgas Nasional HMTN-MP Desak PT Perkebunan Pulahan Seruai Kembalikan Lahan 415 Ha kepada Kelompok Tani
2 min read
  • Sumut

Ketua Satgas Nasional HMTN-MP Desak PT Perkebunan Pulahan Seruai Kembalikan Lahan 415 Ha kepada Kelompok Tani

1 September 2026
Laporan Reses VI DPRD Medan: Lampu Mati, Jalan Rusak, Bansos Tak Merata, Keluhan Warga Yang Mendominasi di Rapat Paripurna
5 min read
  • Advetorial
  • Artikel

Laporan Reses VI DPRD Medan: Lampu Mati, Jalan Rusak, Bansos Tak Merata, Keluhan Warga Yang Mendominasi di Rapat Paripurna

1 September 2026
Wali Kota Medan Dorong Peningkatan Perekonomian Warga Bangkit Lewat Digitalisasi Ekonomi
2 min read
  • Medan

Wali Kota Medan Dorong Peningkatan Perekonomian Warga Bangkit Lewat Digitalisasi Ekonomi

31 Agustus 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.