Madina, 1/11 (LintasMedan) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Panyabungan kembali melaksanakan rapat dinas dalam rangka evaluasi kinerja sebagai penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) petugas, Selasa (1/11).
Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Panyabungan, Mustafa Kamaluddin Simamora dan diikuti oleh seluruh petugas mulai dari pejabat eselon IV, V, staf serta jajaran anggota jaga.
Ada beberapa hal terkait evaluasi kinerja dan penguatan tupoksi yang dibahas pada rapat kali ini. Yang pertama adalah tentang penggunaan kembali absensi melalui alat Finger Print yang sebelumnya dilakukan secara mandiri melalui Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG).
“Saya tekankan kepada seluruh petugas untuk tetap melaksanakan disiplin waktu agar tidak ada kendala dalam absensi finger print. Saya harap semua serius menanggapinya karena terkait pada remunisasi,” katanya.
Selain membahas absensi finger print, Kalapas juga memberikan penguatan kepada jajarannya terutama pada bagian keamanan, untuk tetap melaksanakan deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban secara maksimal.
“Sesuai dengan arahan dari bapak Direktur Keamanan dan Ketertiban, deteksi gangguan keamanan dan ketertiban harus dilaksanakan dengan maksimal. Ini sudah menjadi atensi utama. Laksanakan tugas sesuai dengan SOP, lakukan penggeledahan pada P2U, lakukan kontroling pada blok hunian dan laporkan jika ada temuan-temuan,” tegas Kalapas.
