Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Bisnis
  • Kemenparekraf Terus Sosialisasikan CHSE MICE
  • Bisnis
  • Headline

Kemenparekraf Terus Sosialisasikan CHSE MICE

Lintas Medan 16 Februari 2021 3 min read
Peserta yang merupakan para pelaku pariwisata antusias bertanya kepada narasumber tentang penerapan CHSE dalam upaya mendongkrak sektor pariwisata di tengah pandemi Covid-19, pada acara bertajuk Sosialisasi dan Simulasi Panduan Pelaksanaan K4/CHSE pada Penyelenggaraan Kegiatan MICE di Destinasi Super Prioritas Danau Toba, di Hotel Niagara Parapat, Selasa (16/2). (Foto:LintasMedan/irma)

Parapat, 16/2 (LintasMedan) —Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia gencar menyosialisasikan program Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan serta Kelestarian Lingkungan (Cleanliness, Health, Safety and Environmental sustainability/CHSE) pada lima destinasi wisata super prioritas, yang antara lain adalah Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara.

Program ini bertujuan menunjukkan kesiapan Indonesia dalam menyambut kedatangan para wisatawan baik domestik dan mancanegara di tengah pandemi Covid-19, terkhusus pada lima destinasi wisata super prioritas yang ada. Terutama dalam kegiatan Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) berskala internasional.

Menurut Koordinator Promosi dan Pendukungan MICE Kemenparekraf RI, Titik Wahyuni, pihaknya telah menyusun panduan pelaksanaan K4 atau CHSE yang bertujuan mempersiapkan tatanan kenormalan baru di sektor parekraf yang termasuk didalamnya sektor MICE.

“Selain sosialisasi K4 ini kami ada pendukungan juga terhadap produk-produk wisata MICE pada destinasi wisata super prioritas seperti di Danau Toba ini,” katanya dalam acara bertajuk Sosialisasi dan Simulasi Panduan Pelaksanaan K4/CHSE pada Penyelenggaraan Kegiatan MICE di Destinasi Super Prioritas Danau Toba, di Hotel Niagara Parapat, Selasa (16/2).

Sosialisasi juga bertujuan untuk menyamakan pemahaman mengenai isi panduan kepada pemangku kepentingan MICE sehingga panduan dimaksud dapat dijalankan sesuai saat pelaksanaan kegiatan tersebut. “Nah, payung hukum atas semua pedoman dan program ini adalah Care Indonesia,” tuturnya.

Stakeholder yang hadir antara lain dari asosiasi perhotelan di Sumut, penyelenggara even, dan juga mahasiswa. Selain Titik Wahyuni, pemateri lain diisi oleh Aldo Lendy Sumolang selaku Trainers Kemenparekraf, Masruroh selaku Direktur Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran, serta Plt Kepala Disbudpar Sumut, Ria Telaumbanua yang ikut secara daring.

Lebih lanjut Titik menyebutkan, khusus di Danau Toba, pihaknya telah menyusun agenda MICE internasional bertema ‘Supervolcano’ pada Juli mendatang. Begitupun kata dia, untuk even tersebut dari sisi anggaran sedang pihaknya matangkan. “Lagi diskusi internal secara intens. Tanggal juga masih bisa berubah. Akan disesuaikan kembali berdasarkan hasil FGD, survey, dan riset di masing-masing divisi,” terangnya seraya mengaku di masa pandemi 2020 pun, pihaknya tetap ada menyelenggarakan even wisata dan berlangsung sukses.

Aldo Sumolang sebelumnya memaparkan, bahwa link panduan CHSE dapat diunduh oleh seluruh stakeholder pariwisata di Sumut melalui link http://chse.kemenparekraf.go.id/handbook. Menurutnya apapun jenis kegiatan yang dilaksanakan, di masa pandemi mesti menetapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Terkhusus pelaku wisata, disarankan pihaknya untuk mengurus sertifikasi CHSE yang difasilitasi secara gratis oleh Kemenparekraf.

“Panduan ini menekankan pada penerapan prosedur standar pelaksanaan kegiatan MICE. Sedangkan aturan teknis disesuaikan dengan panduan yang oleh asosiasi terkait bidang MICE, sepanjang tidak bertentangan dengan panduan yang dibuat oleh pemerintah serta prokes yang diterapkan lembaga berwenang lainnya, baik dalam maupun luar negeri,” katanya.

Panduan ini secara rinci bertujuan, lanjut dia, agar fokus pada segala tindakan yang diperlukan dalam upaya memutus rantai penularan Covid-19. Baik dari aspek pencegahan atau antisipasi, maupun aspek deteksi terhadap orang-orang yang diduga terpapar Corona.

“Dan adapun sasarannya antara lain terhadap penyelenggara kegiatan, pelaku kegiatan, peserta/pengunjung, dan pemda,” katanya.

Berdasarkan data dari Disbudpar Sumut, terdapat delapan jenis usaha pariwisata yang telah terverifikasi di Sumut. Antara lain jenis usaha pariwisata bidang perhotelan (71), restoran (168), daya tarik wisata (6), homestay (6), MICE (2), tempat penjualan cinderamata (9), usaha arung jeram (1), dan usaha jasa transportasi wisata (1). Adapun semuanya berjumlah 264 jenis usaha pariwisata yang telah terverifikasi.(LMC-02)

Post Views: 84

Continue Reading

Previous: Kunker Komisi X DPR RI dan Kemenpora Gubernur Sumut Paparkan Persiapan Tuan Rumah PON
Next: Edy Rahmayadi Resmikan “Groudbreaking” PLTGU di Kabupaten Batu Bara

Related Stories

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor
2 min read
  • Bisnis

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor

18 Agustus 2026
Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%
1 min read
  • Bisnis

Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%

12 Agustus 2026
Andry Mahyar: Minyak Itu Resmi Bersumber dari PT Pertamina Patra Niaga
1 min read
  • Bisnis
  • Headline

Andry Mahyar: Minyak Itu Resmi Bersumber dari PT Pertamina Patra Niaga

6 Agustus 2026

You may have missed

Harun Ridwan Nasution, Ketua KONI Madina periode 2026-2030
1 min read
  • Sumut

Harun Ridwan Nasution, Ketua KONI Madina periode 2026-2030

2 September 2026
Ketua Satgas Nasional HMTN-MP Desak PT Perkebunan Pulahan Seruai Kembalikan Lahan 415 Ha kepada Kelompok Tani
2 min read
  • Sumut

Ketua Satgas Nasional HMTN-MP Desak PT Perkebunan Pulahan Seruai Kembalikan Lahan 415 Ha kepada Kelompok Tani

1 September 2026
Laporan Reses VI DPRD Medan: Lampu Mati, Jalan Rusak, Bansos Tak Merata, Keluhan Warga Yang Mendominasi di Rapat Paripurna
5 min read
  • Advetorial
  • Artikel

Laporan Reses VI DPRD Medan: Lampu Mati, Jalan Rusak, Bansos Tak Merata, Keluhan Warga Yang Mendominasi di Rapat Paripurna

1 September 2026
Wali Kota Medan Dorong Peningkatan Perekonomian Warga Bangkit Lewat Digitalisasi Ekonomi
2 min read
  • Medan

Wali Kota Medan Dorong Peningkatan Perekonomian Warga Bangkit Lewat Digitalisasi Ekonomi

31 Agustus 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.