Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Bisnis
  • KPPU: 80 Persen Tata Niaga Beras Dikuasai Mafia
  • Bisnis

KPPU: 80 Persen Tata Niaga Beras Dikuasai Mafia

Lintas Medan 8 September 2015 2 min read

Ilustrasi - Sejumlah pekerja membongkar beras impor asal Vietnam dari kapal MV Vinh Long 06, di Pelabuhan Peti Kemas Merak, Banten. (Foto: LintasMedan/ist)

Ilustrasi - Sejumlah pekerja membongkar beras impor asal Vietnam dari kapal MV Vinh Long 06, di Pelabuhan Peti Kemas Merak, Banten. (Foto: LintasMedan/ist)
Ilustrasi – Sejumlah pekerja membongkar beras impor asal Vietnam dari kapal MV Vinh Long 06, di Pelabuhan Peti Kemas Merak, Banten. (Foto: LintasMedan/ist)

Jakarta, 7/9 (LintasMedan) – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan ada dugaan keterlibatan sindikat mafia dan praktik kartel dalam tata niaga beras dan daging di Indonesia.

Ketua KPPU, Muhammad Syarkawi Rauf di Jakarta, Selasa, mengatakan, pasokan daging dan tata niaga beras di Tanah Air saat ini dikuasai sepenuhnya oleh pedagang lebih kurang 80 persen pasokan.

Menurut dia, para pengusaha besar di industri beras tidak hanya menguasai pasokan, tetapi juga mengendalikan harga.

“Sudah ada perusahaannya. Yang sudah lama kita periksa itu ada 24 perusahaan. Kita pantau perkaranya sejak 2013, 2014 dan 2015 sampai pada keyakinan bahwa ini ada masalah yang terkait dengan perilaku anti persaingan, dalam hal ini kartel,” ujarnya.

Akibat penguasaan itu, Badan Urusan Logistik (Bulog) selama ini hanya mendapat 20 persen pasokan beras dari petani lokal, katanya.

Kondisi serupa terjadi di industri daging.

Dari hasil pemantauan KPPU, ada upaya menahan pasokan daging yang menyebabkan kelangkaan terjadi, yang melambungkan harga di tingkat konsumen.

Muhammad mengatakan, pengusaha yang terbukti terlibat mafia dan kartel dalam persidangan akan mendapatkan sanksi.

Sanksi yang diberikan berupa denda, pencabutan izin usaha, hingga pidana yang akan diproses lebih lanjut oleh kepolisian.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Bahrodin Haiti mengatakan polisi akan terus memburu pihak-pihak yang diduga sengaja melakukan penimbunan serta yang terlibat kelangkaan daging sapi di Indonesia, di sejumlah daerah.

“Kartel ini tidak hanya terkait dengan daging. Tapi semua produk impor itu yang diduga ada penyimpangan pasti kita lakukan penyelidikan. Semua produk impor, kenapa? Karena ada usaha-usaha yang menyebabkan kita ada ketergantungan pada impor,” ujarnya.

Dalam perkembangan terakhir, Polri sedang mengusut kasus dugaan pelanggaran prosedur impor atau permainan impor komoditas, yang dianggap mematikan produksi dalam negeri.

Sedikitnya tujuh perusahaan yang sedang diperiksa terkait kasus tersebut.

Bahkan untuk memberikan efek jera, Polri akan melihat kemungkinan penyertaan Undang-Undang Terorisme dalam penyidikan kasus ini. (LMC/VoA)

Post Views: 96
Tags: beras kppu mafia tata niaga

Continue Reading

Previous: DPRD Sumut: Tender Pengerukan Pasir Laut Diduga KKN
Next: DPRD Sumut : Inalum Harus Bayar Utang

Related Stories

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor
2 min read
  • Bisnis

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor

18 Agustus 2026
Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%
1 min read
  • Bisnis

Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%

12 Agustus 2026
Andry Mahyar: Minyak Itu Resmi Bersumber dari PT Pertamina Patra Niaga
1 min read
  • Bisnis
  • Headline

Andry Mahyar: Minyak Itu Resmi Bersumber dari PT Pertamina Patra Niaga

6 Agustus 2026

You may have missed

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor
2 min read
  • Bisnis

INDOMOBIL Expo Medan 2026: Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumut, Hadirkan Perdana Leapmotor, Changan, dan Indomobil eMotor

18 Agustus 2026
Mengenal Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STISA ABM)
1 min read
  • Medan

Mengenal Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STISA ABM)

14 Agustus 2026
Pasca Ungkap 14 Kasus Narkotika Kapolres Madina Sebut 97.423 Jiwa Terselamatkan
1 min read
  • Sumut

Pasca Ungkap 14 Kasus Narkotika Kapolres Madina Sebut 97.423 Jiwa Terselamatkan

13 Agustus 2026
Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%
1 min read
  • Bisnis

Emas Semakin Diminati, BSI Region Medan Catat Pertumbuhan Tabungan Emas 444%

12 Agustus 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.