Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
Live
  • Home
  • Medan
  • Lagi “Gemes” Event Terbaik Nasional, Bobby Nasution Raih Penghargaan Menparekraf
  • Medan

Lagi “Gemes” Event Terbaik Nasional, Bobby Nasution Raih Penghargaan Menparekraf

Lintas Medan 29 Mei 2024 3 min read
Wali Kota Medan Bobby Nasution menerima sertifikat penghargaan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno.

Medan, 29/5 (LintasMedan) – Wali Kota Medan Bobby Nasution menerima sertifikat penghargaan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno. Penghargaan diberikan karena Gelar Melayu Serumpun (Gemes) yang digelar Pemko Medan tiga kali berturut-turut menjadi salah satu event terbaik nasional yang masuk dalam Karisma Event Nasional (KEN).

Diharapkan, capaian ini menjadi motivasi sehingga pelaksanaan event tahunan yang digelar melalui Dinas Pariwisata Kota Medan sebagai ajang silaturahmi etnis Melayu dari berbagai wilayah dan negara dengan budaya lainnya ini semakin lebih baik lagi ke depannya.

Sertifikat penghargaan itu diberikan Sandiaga kepada Bobby Nasution saat pembukaan Gemes ke-7 Tahun 2024 di Istana Maimun Jalan Brigjen Katamso Medan, Rabu (29/5) malam.

Dalam sambutan singkatnya, Bobby Nasution mengatakan, budaya Melayu bukan hanya tentang pakaian, tarian dan musik tradisional. Namun, imbuhnya, tentang bagaimana peradabannya bisa tetap ada, hadir, bertahan dan bermanfaat.

“Untuk itu, kami ingin agar kita sama-sama menjaga Istana Maimun sebagai salah satu pusat peradaban Melayu di Sumut. Kami juga berkomitmen untuk tetap membangkitkannya lewat ragam kegiatan-kegiatan fisik yang ada,” kata Bobby Nasution.

Sementara itu, Menparekraf RI Sandiaga Uno menilai, Gemes mampu memperkuat persaudaraan, sektor pariwisata dan simbol keharmonisan. “Gemes ini jadi bukti bahwa masyarakat Sumatera Utara, termasuk Kota Medan, mampu hidup bergandengan tangan di tengah kekayaan budayanya,” ujar Sandiaga.

Tidak itu saja, bilang Sandiaga, Gemes juga mampu mengikat persaudaraan dengan negara-negara serumpun. Dengan begitu, ungkapnya, potensi bangkitnya pariwisata Sumut, khususnya Kota Medan pun semakin bertambah. Apalagi, bilangnya, event ini digelar dengan berjalannya masa “Visit Year” Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT-GT) 2023-2025.

Dengan semua makna positif dari Gelar Melayu Serumpun, Sandiaga menyebut acara itu pun kembali masuk sebagai salah satu dari 110 event terbaik nasional yang masuk dalam KEN 2024.

“Alhamdulillah, Gelar Melayu Serumpun sudah masuk KEN untuk ketiga kalinya. Untuk itu, kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumut, Pemerintah Kota Medan dan Kesultanan Deli atas kolaborasi yang terus menghadirkan kebudayaan Melayu, bukan hanya di Sumut tapi di nusantara,” pungkasnya.

Suasana kemeriahan mewarnai malam pembukaan Gemes. Selain seribuan warga, Pj Gubernur Sumut Hassanudin, Sultan Deli XIV Sultan Mahmud Lamantjiji Perkasa Alamsyah, para delegasi, sejumlah kepala daerah di Sumut, Konsulat Jenderal (Konjen) di Medan, unsur Forkopimda Kota Medan, tokoh adat, Pj Sekda Kota Medan Topan Ginting, pimpinan perangkat daerah, camat serta lurah se-Kota Medan juga hadir dalam pembukaan Gemes tersebut.

Pembukaan event kebudayaan yang menampilkan berbagai atraksi seni kearifan lokal sebagai sarana promosi pariwisata Kota Medan ini, ditandai dengan tabuhan rebana oleh Bobby Nasution bersama Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno, Pj Gubernur Sumut Hassanudin dan Sultan Deli XIV Sultan Mahmud Lamantjiji Perkasa Alamsyah.

Adapun Gemes merupakan event tahunan yang digelar Pemko Medan melalui Dinas Pariwisata Kota Medan sebagai ajang silaturahmi etnis Melayu dari berbagai wilayah dan negara dengan budaya lainnya. Kegiatan dengan atraksi seni kearifan lokal ini digelar sebagai sarana promosi pariwisata Kota Medan.

Selain melibatkan hampir seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara serta beberapa provinsi di Indonesia, sejumlah negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand dan India juga ikut memeriahkan Gemes yang mengusung tema “Takkan Melayu Hilang di Bumi” tersebut.(LMC-02)

Post Views: 28

Continue Reading

Previous: Tingkatkan Kualitas UP2K, TP PKK Medan Kunjungi Kabupaten Klungkung
Next: Pemko Medan Terima BPHTB Rp107 Miliar Lebih, Segel Mall Centre Point Dicabut

Related Stories

Anggaran Perpustakaan Minim, Komisi II DPRD Medan Dorong Penambahan untuk Tingkatkan Minat Baca
2 min read
  • Medan

Anggaran Perpustakaan Minim, Komisi II DPRD Medan Dorong Penambahan untuk Tingkatkan Minat Baca

7 April 2026
Direksi Tirtanadi Sudah Tindak Lanjuti Hasil Monitoring BPK Wilayah 1 Sumut
2 min read
  • Medan

Direksi Tirtanadi Sudah Tindak Lanjuti Hasil Monitoring BPK Wilayah 1 Sumut

6 April 2026
F PKS Minta Pemko Medan Tingkatkan Akses dan Pelayanan Kesehatan
2 min read
  • Medan

F PKS Minta Pemko Medan Tingkatkan Akses dan Pelayanan Kesehatan

6 April 2026

You may have missed

Hari Jadi ke-193 Simalungun: Momentum Perkuat Generasi Kini dengan Warisan Masa Lampau
2 min read
  • Sumut

Hari Jadi ke-193 Simalungun: Momentum Perkuat Generasi Kini dengan Warisan Masa Lampau

11 April 2026
Wakil Bupati Paparkan Program MBG di Simalungun Terus Berkembang
2 min read
  • Sumut

Wakil Bupati Paparkan Program MBG di Simalungun Terus Berkembang

11 April 2026
Keluarga Besar IPK Asahan Gelar Halal Bihalal 1447 H / 2026 M
1 min read
  • Asahan
  • Sumut

Keluarga Besar IPK Asahan Gelar Halal Bihalal 1447 H / 2026 M

10 April 2026
Pemkab Simalungun Tegaskan Komitmen Perkuat Peran PKK Sebagai Motor Penggerak Kesejahteraan Masyarakat
3 min read
  • Sumut

Pemkab Simalungun Tegaskan Komitmen Perkuat Peran PKK Sebagai Motor Penggerak Kesejahteraan Masyarakat

10 April 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.