Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Luar Negeri
  • Suami Isteri Dibunuh Gara-gara Utang Rp3.000
  • Luar Negeri

Suami Isteri Dibunuh Gara-gara Utang Rp3.000

Lintas Medan 29 Juli 2016 2 min read

Sejumlah warga Dalit menggelar aksi protes pascaperistiwa pembunuhan terhadap pasangan suami istri yang dipicu oleh utang 15 rupee (sekitar Rp3.000) , di negara bagian Uttar Pradesh, India, Jumat (29/7). Dalit dikenal sebagai kasta terendah dalam hirarki kasta Hindu India. (Foto: LintasMedan/BBC)

Sejumlah warga Dalit menggelar aksi protes pascaperistiwa pembunuhan terhadap pasangan suami istri yang dipicu oleh utang 15 rupee (sekitar Rp3.000) , di negara bagian Uttar Pradesh, India, Jumat (29/7). Dalit dikenal sebagai kasta terendah dalam hirarki kasta Hindu India. (Foto: LintasMedan/BBC)
Sejumlah warga Dalit menggelar aksi protes pascaperistiwa pembunuhan terhadap pasangan suami istri yang dipicu oleh utang 15 rupee (sekitar Rp3.000) , di negara bagian Uttar Pradesh, India, Jumat (29/7). Dalit dikenal sebagai kasta terendah dalam hirarki kasta Hindu India. (Foto: LintasMedan/BBC)

India, 29/7 (LintasMedan) – Seorang lelaki dari komunitas Dalit India dipenggal dan istrinya mati ditikam gara-gara utang 15 rupee (sekitar Rp3.000) di negara bagian Uttar Pradesh.

Polisi setempat mengatakan pasangan itu dibunuh oleh pemilik toko kelontong dari kasta lebih tinggi, Kamis (28/7) setelah mengatakan bahwa mereka perlu waktu untuk membayar biskuit yang mereka telah beli sebelumnya.

Pemilik toko kelontong itu telah ditangkap.

Dalit, sebelumnya dikenal sebagai paria, adalah kasta terendah dalam hirarki kasta Hindu India.

Polisi mengatakan kepada kantor berita Press Trust of India insiden itu terjadi di distrik Mainpuri Kamis pagi keyika pasangan itu sedang dalam perjalanan untuk bekerja.

Mereka dicegat oleh Ashok Mishra, pemilik toko kelontong di desa itu, yang menuntut pasangan itu untuk memberikan uang pembayaran tiga bungkus biskuit yang mereka telah beli bagi tiga anak mereka beberapa hari lalu.
Unjuk rasa warga

Disebutkan, pasangan itu meminta kesabaran dan berjanji akan membayar setelah menerima upah harian mereka malam itu.

“Ketika Mishra berteriak-teriak meminta pembayaran, pasangan itu berjalan menuju ladang. Mishra kemudian berlari ke rumahnya yang tak jauh letaknya dan dan kembali membawa kapak. Dia menghujamkam kapaknya berulanfg kali pada Bharat dan kemudian menyerang Mamta yang berusaha untuk menyelamatkan suaminya. Pasangan itu meninggal di tempat,” papar Nadeem, seorang warga setempat, kepada pers.

Masyarakat Dalit di desa itu memblokir jalan untuk memprotes kejadian tersebut.

Awal bulan ini empat warga Dalit diserang oleh pasukan perlindungan sapi bentukan warga ketika mencoba untuk menguliti seekor bangkai sapi di negara bagian Gujarat barat.

Sapi merupakan hewan suci bagi umat Hindu dan mpemotongan hewan ini dilarang di banyak negara bagian India.

Maret lalu, seorang lelaki Dalit dibunuh karena menikahi perempuan dari kasta yang lebih tinggi di negara bagian selatan Tamil Nadu. (LMC/BBC)

Post Views: 84
Tags: Dibunuh gara-gara istri kasta rendah rp suami

Continue Reading

Previous: Pelaku Penembakan Orlando Terpengaruh Paham Radikal
Next: Pesta Teh Gadis Kecil dan Polisi Penyelamat

Related Stories

Apresiasi Program Kesehatan dan Infrastruktur,Warga Langkat Deklarasi Dukung Bobby di Pilgub Sumut 2024
2 min read
  • Luar Negeri
  • Politik
  • Sumut

Apresiasi Program Kesehatan dan Infrastruktur,Warga Langkat Deklarasi Dukung Bobby di Pilgub Sumut 2024

2 Oktober 2024
Singapura Kampanyekan Destinasi Wisata Ramah Muslim
2 min read
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Medan

Singapura Kampanyekan Destinasi Wisata Ramah Muslim

28 Mei 2024
25 Tewas Setelah Ledakan Besar di Kuba
1 min read
  • Luar Negeri

25 Tewas Setelah Ledakan Besar di Kuba

7 Mei 2022

You may have missed

Pemkab Tulang Bawang Raih Apresiasi Daerah Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
2 min read
  • Advetorial
  • Artikel
  • Nasional

Pemkab Tulang Bawang Raih Apresiasi Daerah Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi

10 September 2026
‘Ade Peluk Ayah,’ Pelukan Kecil yang Menguatkan Warga Binaan
1 min read
  • Sumut

‘Ade Peluk Ayah,’ Pelukan Kecil yang Menguatkan Warga Binaan

10 September 2026
Warga dan Petani Tinggi Raja Minta HMTN Merah Putih Kawal Pengembalian Lahan 415 HA
2 min read
  • Asahan
  • Sumut

Warga dan Petani Tinggi Raja Minta HMTN Merah Putih Kawal Pengembalian Lahan 415 HA

9 September 2026
Perumda Tirtanadi Semarakkan HUT ke-121 dengan Beragam Perlombaan
3 min read
  • Medan

Perumda Tirtanadi Semarakkan HUT ke-121 dengan Beragam Perlombaan

8 September 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.