Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
  • Artikel
Live
  • Home
  • Bisnis
  • Tujuh Kabupaten Dinilai Belum Serius Benahi Danau Toba
  • Bisnis

Tujuh Kabupaten Dinilai Belum Serius Benahi Danau Toba

Lintas Medan 10 Oktober 2017 2 min read

Elisa Julianus Marbun. (Foto: LintasMedan/ist)

Elisa Julianus Marbun. (Foto: LintasMedan/ist)

Medan, 9/10 (LintasMedan) – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Elisa Juianus Marbun menilai tujuh pemerintah kabupaten (Pemkab) yang sebagian wilayahnya berada di kawasan Danau Toba belum serius turut serta membenahi dan mengembangkan potensi objek pariwisata tersebut agar benar-benar menjadi destinasi wisata bertaraf internasional.

“Selama ini, yang getol menginginkan Danau Toba menjadi destinasi wisata bertaraf internasional hanya Gubernur Sumut dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Padahal, fungsi dan peran Pemprov Sumut dalam hal pengembangan potensi wisata Danau Toba hanya sebatas bersifat mendukung,” katanya di Medan, Senin.

Tujuh kabupaten di sekitar Danau Toba itu, yakni Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Samosir, Dairi dan Karo.

Elisa menyatakan hal tersebut menjawab pertanyaan wartawan, terkait adanya pernyataan kalangan pengelola biro perjalanan wisata di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang menyebutkan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang melanjutkan perjalanan dari Lombok ke Danau Toba dan objek wisata lain di Sumut selama ini masih tergolong sangat minim.

Menurut Elisa, ego sektoral antarsesama pemerintah kabupaten di kawasan Danau Toba masih menjadi masalah utama dalam pengembangan sektor pariwisata sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi di kawasan wisata itu.

Seharusnya, kata dia, sikap ego sektoral tersebut dihilangkan oleh masing-masing kabupaten jika beragam potensi pariwisata yang terdapat kawasan Danau Toba dan sekitarnya ingin maju dan menjadi andalan suatu daerah.

“Yang terjadi selama ini adalah masing-masing Pemerintah Kabupaten yang wilayahnya meliputi sebagian kawasan Danau Toba terkesan belum serius menggembangkan keunggulan pariwisata masing-masing, serta minim koordinasi dalam hal merealisasikan ide maupun konsep pariwisata berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara, kata dia, koordinasi terpadu antardaerah serta dukungan infrastruktur yang memadai merupakan modal penting dan bagian strategis untuk menjadikan beragam potensi kearifan lokal dan keindahan alam Danau Toba tersohor dan mendunia.

Ia menambahkan, untuk meningkatkan jumlah wisatawan ke Danau Toba, antarsesama Pemkab di sekitar Danau Toba perlu memantapkan koordinasi dalam hal menerapkan berbagai program dan kebijakan strategis dalam rangka menjadikan sektor pariwisata sebagai kekuatan ekonomi baru di kawasan itu.

Beberapa program dan kebijakan strategis itu, antara lain menggelar event pariwisata berskala internasional secara terjadwal, penciptaan situasi yang aman dan nyaman, termasuk penerapan regulasi sektor pariwisata yang sederhana, mudah dan murah bagi calon investor yang ingin menanamkan modal di kawasan wisata tersebut.

Jika upaya pembenahan tersebut konsisten dilaksanakan oleh seluruh Pemkab di sekitar Danau Toba, Elisa menyatakan optimistis jumlah wisatawan lokal, regional dan internasional yang melancong ke kawasan wisata itu akan meningkat secara signifikan dan ikut berdampak positif bagi perekonomian serta daya beli masyakat sekitar destinasi pariwisata yang ada.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata menargetkan jumlah wisman mengunjungi Danau Toba mulai tahun 2019 minimal sebanyak satu juta orang.

Selama ini, jumlah wisman yang mengunjungi Danau Toba hanya sekitar 250.000 orang per tahun. (LMC-02)

Post Views: 133
Tags: belum serius Benahi danau toba kabupaten Tujuh

Continue Reading

Previous: Rombongan Wartawan Medan Kagumi Gerakan Sadar Wisata di Lombok
Next: UMKM Sumut Didorong Bidik Pasar Digital

Related Stories

Andry Mahyar: Minyak Itu Resmi Bersumber dari PT Pertamina Patra Niaga
1 min read
  • Bisnis
  • Headline

Andry Mahyar: Minyak Itu Resmi Bersumber dari PT Pertamina Patra Niaga

6 Agustus 2026
Tangkap Momentum Pertumbuhan, BSI Dorong Nasabah Prioritas Medan Optimalkan Emas Sebagai Pelestari Kekayaan
3 min read
  • Bisnis

Tangkap Momentum Pertumbuhan, BSI Dorong Nasabah Prioritas Medan Optimalkan Emas Sebagai Pelestari Kekayaan

27 Juli 2026
Produk Herbal Laris Manis di Paviliun Pulau Pinang
1 min read
  • Bisnis
  • Headline
  • Kesehatan

Produk Herbal Laris Manis di Paviliun Pulau Pinang

27 Juli 2026

You may have missed

Mengenal Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STISA ABM)
1 min read
  • Medan

Mengenal Sekolah Tinggi Ilmu Shuffah Al-Qur’an Abdullah bin Mas’ud (STISA ABM)

14 Agustus 2026
Pasca Ungkap 14 Kasus Narkotika Kapolres Madina Sebut 97.423 Jiwa Terselamatkan
1 min read
  • Sumut

Pasca Ungkap 14 Kasus Narkotika Kapolres Madina Sebut 97.423 Jiwa Terselamatkan

13 Agustus 2026
Perumda Tirtanadi Sosialisasikan Tiga Program Unggulan, Mudahkan Masyarakat Nikmati Air Bersih
3 min read
  • Medan
  • Sumut

Perumda Tirtanadi Sosialisasikan Tiga Program Unggulan, Mudahkan Masyarakat Nikmati Air Bersih

12 Agustus 2026
Andry Mahyar: Minyak Itu Resmi Bersumber dari PT Pertamina Patra Niaga
1 min read
  • Bisnis
  • Headline

Andry Mahyar: Minyak Itu Resmi Bersumber dari PT Pertamina Patra Niaga

6 Agustus 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.