Skip to content

Akurat dan Edukatif

Primary Menu
Live
  • Home
  • Feature
  • Petugas Harus Tetap Semangat Edukasi dan Sosialisasi Bahaya Covid-19
  • Feature

Petugas Harus Tetap Semangat Edukasi dan Sosialisasi Bahaya Covid-19

Lintas Medan 25 Juni 2021 4 min read
Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution didampingi Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis menggelar rapat bersama OPD setempat membahas penanganan Covid-19 dan upaya melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.(Foto:LintasMedan/ist)

Panyabungan, 25/6 (LintasMedan) – Edukasi dan promosi kesehatan memegang peran utama penanganan COVID-19 dan harus terus disosialisasikan di tengah-tengah masyarakat.

Masyarakat akan terus diingatkan pentingnya menjaga protokol kesehatan selama pandemi yang tak kunjung berakhir dalam kurun waktu dua tahun ini.

Virus corona atau Covid-19 saat ini telah menyebar luas di berbagai negara bahkan hingga pelosok wilayah di Indonesia, sehingga dituntut harus lebih waspada dalam beraktivitas agar tidak tertular.

Sosialisasi mengenai gejala-gejala yang ditimbulkan, cara penyebaran dan penularan virus,cara pengobatan yang benar serta langkah-langkah pencegahan terhadap Covid-19 juga harus diketahui dan dipahami oleh masyarakat.

Sebagaimana diketahui selama masa pandemi, pemerintah telah merekomendasikan seluruh warga untuk menerapkan 3M, yaitu menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, bahkan rekomendasi itu kini bertambah menjadi 5M, mengurangi mobilitas serta menjauhi kerumunan mengingat wabah ini masih terus menyebar. Dengan edukasi dan promosi kesehatan yang baik maka tingkat penyebaran COVID-19 dapat ditekan.

Edukasi merupakan salah satu upaya kesehatan masyarakat untuk mencegah penyebaran COVID-19, misalnya memberikan penjelasan kepada masyarakat agar sesering mungkin mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir.

Penggunaan hand sanitizer mengandung alkohol minimal 60% dapat menjadi pilihan alternatif apabila tidak terdapat air dan sabun.

Sejumlah spanduk maupun poster bertuliskan imbauan tersebut juga kerap tertera di kantor-kantor pemerintah maupun swasta serta fasilitas umum lainnya.

Edukasi lainnya adalah agar mencuci tangan sebelum menyentuh wajah, terutama mata, hidung, mulut, menjaga jarak antarindividu minimal 1,5 meter dan menjauhi orang yang batuk atau bersin.

Keluar rumah apabila terdapat keperluan penting. Apabila perlu keluar rumah, disarankan menggunakan masker, tidak memakai aksesoris, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air atau hand sanitizer setelah menyentuh benda atau permukaan apapun,
Lakukan disinfeksi pada barang atau permukaan yang sering disentuh melakukan social distancing dan pembatasan perjalanan sebagai upaya kesehatan masyaraka.

Edukasi juga gencar dilakukan hingga ke sejumlah wilayah kabupaten, seperti di Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara, hingga saat ini pemerintah setempat tak henti mengingatkan warga untuk mematuhi protokol kesehatan.

Pemerintah setempat, kata Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, menyadari masih banyak beragam persepsi masyarakat di wilayah ini dalam menyikapi pandemi Covid-19.

“Tapi petugas penyuluhan yang bernaung dalam gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 harus tetap semangat dan mampu memahami beragam sikap tersebut dan memandang secara obyektif. “Tetap kedepankan sisi humanis dan jangan bosan untuk selalu melakukan edukasi dan penyuluhan,” kata Erwin menjawab pers, Jumat (18/6).

Ia memaparkan petugas harus tetap sabar dan rutin melakukan pemaparan kepada warga mengenai bahaya penularan Covid-19 yang begitu cepat. “Wabah tersebut ada namun tidak nampak dan sudah banyak yang menjadi korban. Bahkan sejumlah rumah sakit juga hampir penuh dengan pasien Covid, untuk itu kita harus waspada dan jaga diri serta keluarga,” ucapnya.

Apalagi upaya melakukan pembatasan kegiatan sosial di tengah-tengah masyarakat, kata dia masih merupakan suatu kendala, meski perlahan sudah semakin banyak yang memahami.

Sebelumnya Gubernur Sumut Edy Rahmayati, saat berkunjung ke Desa Saba Purba, Panyabungan baru-baru ini juga mengintruksikan agar pemerintah daerah menyosialisasikan intruksi penerapan prokes tersebut ke warga.

Erwin juga menyampaikan DPRD setempat bekerjasama dengan pemerintah daerah akan terus melakukan pendekatan persuasif langsung di tengah-tengah masyarakat karena itu merupakan cara yang paling efektif dan efisien. “Intinya jangan pernah saling menyalahkan dengan adanya kendala-kendala di lapangan,” ujarnya.

Apalagi, kata dia saat ini telah masuk kepada tahap vaksinasi, dimana warga wajib untuk mendapatkan vaksin guna mencegah terpapar Covid-19.

Salah satu upaya pencegahan dan pengendalian COVID-19 adalah dengan pemberian vaksin dan cara ini diharapkan dapat membantu mencapai herd immunity.

Hal senada juga disampaikan Bupati Madina Dahlan Hana Nasution, yang meminta warganya untuk tetap taat prokes.

“Kita lihat daerah-daerah lain kondisinya sudah mengkhawatirkan. Kondisi tersebut juga semakin sulit bagi kita untuk melakukan pencegahan wabah tersebut masuk ke wilayah ini. Jangan ada lagi kegiatan yang sia-sia, membiarkan kerumunan dan mari saling menjaga,” ucap Dahlan.

Dimulai dari aparat setempat, seperti a[aratur pemerintah, TNI dan Polri, juga harus memberikan contoh ke masyarakat bagaimana penerapan protokol kesehatan yang baik.

Sebelumnya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Madina, Sahnan Pasaribu mengungkap perkembangan data-data Covid-19 di Madina, termasuk kendala dan strategi dalam penanganan kasus tersebut.

Sahnan yang juga juru bicara Satgas Covid-19 mengatakan jumlah kasus terkonfirmasi di Madina Tahun 2020 sebanyak 333 orang yang diantaranya meninggal tujuh orang dan selesai isolasi 326 orang.

Pada 2021 hingga semester pertama, kasus terkonfirmasi tercatat sebanyak 133 orang, meninggal 12 orang dan selesai isolasi 88 orang. Sementara yang masih isolasi 33 orang. Kasus meninggal ini mengalami kenaikan hingga harus menjadi perhatian serius.

Satgas Covid-19 Madina pun membuat rencana aksi untuk menanggulangi permasalahan ini diantaranya dengan meningkatkan penyebarluasan informasi terkait Covid-19 kepada masyarakat.(LMC-04)

Post Views: 31

Continue Reading

Previous: Pemudik Bandel Ngaku “Kucing-Kucingan” dengan Aparat
Next: “Jangan Takut Divaksin, Nggak Sakit Kok”

Related Stories

INALUM dan Puskesmas Sei Suka Sosialisasikan PHBS ke Warga Desa Kuala Tanjung
2 min read
  • Asahan
  • Feature
  • Medan
  • Sumut

INALUM dan Puskesmas Sei Suka Sosialisasikan PHBS ke Warga Desa Kuala Tanjung

20 September 2025
“Let it Flo”, Solusi Jasa Marga Ciptakan Pengalaman Berkendara Yang Mulus
4 min read
  • Feature

“Let it Flo”, Solusi Jasa Marga Ciptakan Pengalaman Berkendara Yang Mulus

21 Maret 2024
Guru Jangan Dibiarkan Sendirian Menghadapi Masalah PJJ Guru jangan dibiarkan sendirian menghadapi masalah PJJ
5 min read
  • Feature
  • Headline

Guru Jangan Dibiarkan Sendirian Menghadapi Masalah PJJ

26 Oktober 2022

You may have missed

Hari Jadi ke-193 Simalungun: Momentum Perkuat Generasi Kini dengan Warisan Masa Lampau
2 min read
  • Sumut

Hari Jadi ke-193 Simalungun: Momentum Perkuat Generasi Kini dengan Warisan Masa Lampau

11 April 2026
Wakil Bupati Paparkan Program MBG di Simalungun Terus Berkembang
2 min read
  • Sumut

Wakil Bupati Paparkan Program MBG di Simalungun Terus Berkembang

11 April 2026
Keluarga Besar IPK Asahan Gelar Halal Bihalal 1447 H / 2026 M
1 min read
  • Asahan
  • Sumut

Keluarga Besar IPK Asahan Gelar Halal Bihalal 1447 H / 2026 M

10 April 2026
Pemkab Simalungun Tegaskan Komitmen Perkuat Peran PKK Sebagai Motor Penggerak Kesejahteraan Masyarakat
3 min read
  • Sumut

Pemkab Simalungun Tegaskan Komitmen Perkuat Peran PKK Sebagai Motor Penggerak Kesejahteraan Masyarakat

10 April 2026
  • Iklan
  • Pedoman Media Cyber
  • Tentang Kami
  • Beranda
  • Headline
  • Luar Negeri
  • Nasional
  • Sumut
  • Hiburan
  • Kuliner
  • Foto
  • UKM
  • Feature
  • Bisnis
  • Advetorial
  • Sports
  • Hukum
  • Politik
  • Medan
Copyright © All rights reserved. | MoreNews by AF themes.