
Madina, 30/12 (LintasMedan) – Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP HM Reza CAS mengadakan acara temu ramah dengan para insan pers di Kabupaten Madina, Kamis (30/12).
Bertempat di Aula Pesat Gatra, acara temu ramah ini merupakan silaturrahmi perdana pria kelahiran Semarang 1982 itu setelah beliau dilantik sebagai Kapolres Madina.
Undangan ini pun dihadiri puluhan wartawan dari berbagai media dan beberapa pejabat di jajaran Polres Madina.
“Terimakasih telah berkenan hadir. Saya mengharapkan dukungan dan kerjasama dengan pers karena kita saling membutuhkan,” ucap ayah dari dua anak ini.
Dalam ceritanya, pria lulusan Akademi Polisi (Akpol) Tahun 2003 itu, mengawali karir pertamanya di Polres Rokan Hilir. Dan saat ini beliau telah sepekan menjabat sebagai Kapolres Madina.
Dalam pertemuan itu, LintasMedan menangkap pesan bahwa Reza sangat mengharapkan pers berimbang dalam penulisan berita dan bekerja sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik (KEJ).
“Jika ada hal yang negatif didapat di masyarakat janganlah langsung dipublikasikan tapi silahkan dikonfirmasikan ke kita,” pintanya.
Pertemuan juga diisi dengan sesi tanya jawab. Beberapa wartawan melayangkan pertanyaan, diantaranya Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Madina, Jeffry Barata Lubis. Dia mempertanyakan prihal penanganan kasus pelecehan lambang negara burung Garuda di Polres Madina.
“Akan saya pelajari dulu, karena saya baru seminggu bertugas di sini,” janji Reza.
Acara ini disambut baik oleh para wartawan. Melalui Ketua PWI Madina, Muhammad Ridwan Lubis, pers dikatakan siap mendukung program Polres Madina untuk menciptakan situasi Madina yang kondusif.(LMC-04)
